HOME » BERITA » MOTOGP MANDALIKA TANPA ROSSI, SIAPA TAHU ADA KEAJAIBAN DI SIRKUIT

MotoGP Mandalika Tanpa Rossi, Siapa Tahu Ada Keajaiban di Sirkuit

Valentino Rossi memutuskan pensiun dari MotoGP tahun ini. Tanpa Rossi, MotoGP yang akan digelar di Mandalika kelak terasa kurang greget mengingat ia punya banyak penggemar di Indonesia

Jum'at, 03 September 2021 17:15 Editor : Nazarudin Ray
MotoGP Mandalika Tanpa Rossi, Siapa Tahu Ada Keajaiban di Sirkuit
Pembangunan sirkuit Mandalika (motorcyclenews.com)

OTOSIA.COM - MotoGP Mandalika yang menjadi momen bersejarah bagi bangsa Indonesia justru akan dijalani tanpa kehadiran sang legenda, Valentino Rossi.

Banyak yang beranggapan, balapan nanti berkurang satu faktor greget. Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ricky Baheramsjah sendiri kemudian memberikan tanggapan.

1 dari 3 Halaman

"Saya pertama-tama mendoakan yang terbaik baginya usai keputusannya untuk pensiun. Seluruh negeri (Indonesia) juga terlihat sebegitu sedihnya dengan keputusan ini tepat sebelum balapan digelar di Mandalika," ujarnya.

Ia pun menyatakan kehilangan mengingat tentu saja The Doctor adalah satu sosok yang ditunggu, mengingat jumlah fans-nya di Indonesia yang juga tidak sedikit.

2 dari 3 Halaman

"Bagaimanapun dia mengakhiri karier-nya sebagai seorang legenda. Bagi Dorna juga dia adalah duta penting untuk MotoGP. Tentu ini adalah kehilangan besar bagi Sirkuit (Mandalika)," ujarnya.

Ada harapan yang diungkapkan oleh Ricky Baheramsjah jikalau Rossi menyempatkan diri untuk hadir di Mandalika.

"Jadi meski misalnya dia sekadar datang untuk tes lintasan saja, atau memberikan masukan, kami akan sangat menyambutnya dengan tangan terbuka. Tapi siapa tahu, keajaiban terjadi, ia keluar dari status pensiunnya hanya spesial untuk (MotoGP) Mandalika," ujarnya memberikan harapan.

3 dari 3 Halaman

Valentino Rossi seperti diberitakan mengejutkan publik dengan memutuskan pensiun, saat berbicara dalam konferensi pers di Styrian GP, tempat ia kali pertama meraih podium grand prix di kelas 125cc tahun 1996.

Keputusan ini diutarakan menjelang Sirkuit Mandalika sedang ramai dibincangkan karena membuat publik, terutama penggemar MotoGP di Indonesia dan khalayak umum, penasaran dengannya.

BERI KOMENTAR