HOME » BERITA » MOTOR BARU PALING KONTROVERSIAL DI 2018, SUZUKI BANDIT 150

Motor Baru Paling Kontroversial di 2018, Suzuki Bandit 150

Desain Suzuki Bandit 150 Indonesia sempat menuai pro dan kontra dari para penggemar motor Suzuki, khususnya Bandit series.

Selasa, 11 Desember 2018 18:15 Editor : Cornelius Candra
Suzuki Bandit 150 (Otosia.com/ Nazar Ray)

OTOSIA.COM - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2W akhirnya merilis Suzuki Bandit 150 pada gelaran GIIAS 2018, Agustus lalu. Harga naked-bike ini baru diumumkan 2 bulan kemudian dan sama dengan Suzuki GSX-S150, Rp26 juta (OTR Jakarta).

Desain Suzuki Bandit 150 sebenarnya sempat menimbulkan pro dan kontra pada awal peluncurannya. Beberapa orang memberi respon positif terkait motor naked-sport tersebut dan tak sedikit pula yang beranggapan bahwa nama "Bandit" kurang sesuai karena minimnya ciri khas dari generasi pendahulunya.

Memang, beberapa komponen Suzuki Bandit 150 diadopsi dari produk SIS 2W lainnya. LED headlight, behel belakang, dan stoplamp naked-bike ini diambil dari Suzuki Satria 150. Sedangkan mesin dan knalpotnya sama persis dengan milik Suzuki GSX 150 series. Bedanya, muffler motor baru ini dilengkapi dengan cover yang berguna melindungi kaki agar tidak terkena panas.

Alhasil, ciri khas Suzuki Bandit series tak ada pada motor baru ini. Sebut saja velg palang tiga yang digantikan 10-spoke wheels dan hanya dibekali mesin 1-silinder. Padahal, semua Suzuki Bandit terdahulu selalu mengusung mesin 4-silinder inline. Hal ini tentunya tak terlepas dari kapasitasnya yang di atas 250cc, sedangkan Suzuki Bandit Indonesia hanya berkubikasi 150cc.

Meski demikian, ada satu karakter Suzuki Bandit lawas yang terdapat pada motor baru ini, yaitu kenyamanan berkendara. Ya, sejak pertama dirilis pada 30 tahun silam, Suzuki Bandit dikenal dengan posisi berkendaranya yang nyaman atau user-friendly. Selain itu, harga Suzuki Bandit selalu lebih terjangkau dibanding produk motor sport Suzuki lainnya.

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR