HOME » BERITA » MOTOR LISTRIK MENJADI TRANSPORTASI UTAMA BAGI PENDUDUK KABUPATEN ASMAT

Motor Listrik Menjadi Transportasi Utama Bagi Penduduk Kabupaten Asmat

"Permisi kakak, permisi," Kalimat itu kerap didengar sepanjang jalan dekat Pelabuhan Besar Agats, Kabupaten Asmat. Lalu lalang motor listrik, nyaris tak bersuara padat merayap di jalan yang terbuat dari beton yang hanya bisa dilalui oleh du motor listrik.

Jum'at, 13 April 2018 21:45 Editor : Dini Arining Tyas
Foto by Liputan6.com

OTOSIA.COM - Motor listrik sudah menjadi tumpuan transportasi untuk masyarakat di Kabupaten Asmat, Papua. Fakta ini muncul ke permukaan setelah Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke sana dan mengendarai motor listrik.

"Permisi kakak, permisi." Kalimat itu kerap didengar sepanjang jalan dekat Pelabuhan Besar Agats, Kabupaten Asmat. Lalu lalang motor listrik, nyaris tak bersuara padat merayap di jalan yang terbuat dari beton yang hanya bisa dilalui oleh dua motor listrik.

Kalimat itu akan terus dilontarkan, jika laju kendaraan terhalang orang lain yang berjalan di dekat pelabuhan itu.

Wajar, kata-kata itu terus diucapkan si pengendara, karena kebanyakan motor listrik di Asmat tak memiliki klakson, seperti kendaraan bermotor pada umumnya.

Pengguna jalan pun tak hanya motor listrik. Tapi, warga setempat juga sering memenuhi jalan itu, apalagi jika ada kapal bersandar atau helikopter yang mendarat di helipad darurat yang dibangun di pelabuhan tersebut.

Motor listrik menjadi satu-satunya alat transportasi untuk menjelajahi Kota Agats, ibukota Kabupaten Asmat. Termasuk Bupati Asmat, Elisa Kambu, hanya menumpangi motor listrik berwarna putih, sebagai kendaraan operasional sehari-hari.

Jangan harap bisa bertemu motor berbahan bakar minyak di Kota Agats. Justru motor yang lalu - lalang, mirip dengan motor matik itu adalah motor listrik yang digerakkan oleh aki. Jika aki motor habis, harus diisi dengan listrik, sama seperti mengisi baterai pada telepon genggam.

Motor listrik menjadi salah satu keunikan di kota sejuta papan itu. Keunikan Asmat tidak hanya dilihat dari adat dan budayanya seperti selama ini yang tergambar hingga mancanegara. Sisi lain yang dikatakan unik di Asmat juga dapat dilihat dari keunikan kotanya yang berdiri di atas rawa dengan konstuksi papan.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR