HOME » BERITA » MUDIK DILARANG DAN BUDAYA SIAP-SIAP SERVIS ALA ORANG INDONESIA

Mudik Dilarang dan Budaya Siap-Siap Servis ala Orang Indonesia

Larangan mudik oleh pemerintah mendorong produsen pelumas ikut beradaptasi dan melakukan terobosan dengan program menarik menjelang Lebaran.

Kamis, 08 April 2021 22:45 Editor : Nazarudin Ray
Mudik Dilarang dan Budaya Siap-Siap Servis ala Orang Indonesia
Ilustrasi pelumas Mobil (Istimewa)

OTOSIA.COM - Momen setahun sekali untuk bertemu keluarga di luar Jakarta melalui mudik Lebaran dilarang oleh pemerintah. Demi meminimalkan persebaran virus corona, pelarangan mudik di sisi lain juga menyisakan tanya di industri yang terkait dengan otomotif dan perawatannya.

"Ini tahun kedua kita enggak boleh officially mudik. Pasti ada pengaruh. Pada saat mudik, orang maunya kendaraan prima, ganti oli, bahkan kalau bisa ganti mobil," kata Patrick Adhiatmadja selaku Executive Chairman ExxonMobil Lubricants Indonesia menjawab pertanyaan efek larangan mudik dengan permintaan pelumas jelang Lebaran.

Mengantisipasi kondisi pasar yang sedang sulit, menurutnya, tentu tidak unik hanya untuk Exxon tetapi juga semua hal di dunia. Dilema bagi Exxon sendiri, ketika produksi lebih banyak, maka hal semacam ini menyebabkan penyimpanan stok.

1 dari 5 Halaman

"Tapi ketika berhenti produksi, tidak bisa melayani pembeli. Ini yang menjadi tantangan kita di supply chain. (Lalu ke dalam) mesti bisa adaptasi pada new normal dan juga batasan-batasan pergerakan," ujarnya.

Satu yang menarik, Patrick menggambarkan tentang kondisi terkini. Kondisi ekonomi Indonesia sejatinya membaik.

"Spike (grafik) tidak seperti zaman dulu. Sekarang lebih mapan, tidak seperti dulu tunggu Lebaran baru ganti baru (servis, beli mobil, dan sejenisnya). Yang kita harapkan kembalinya kepercayaan pasar terhadap tumbuhnya perkembangan ekonomi," ujarnya.

 

2 dari 5 Halaman

Analogi Patrick ditarik ketika masa krisis moneter dan mereka yang masih tetap punya pekerjaan. Kondisi belanja mereka memang tidak seperti biasanya, dan pilih menabung.

"Ketika kepercayaan membaik, orang lebih berani spending. Kapan ini terjadi? Ini terjadi ketika orang merasa pandemi sudah under control. (Kini) tren penambahan kasus COVID mereda," ujarnya.

Tentunya, menurut Patrick, pemerintah juga berharap kepercayaan masyarakat tersebut kembali.

 

3 dari 5 Halaman

"Bukan hanya di oli tetapi juga semua. Bisa seperti puncaknya di 2019, mungkin ini bisa jadi awal yang baik," ujarnya.

Produsen pelumas ini pun membuat beragam inovasi program, baik dihadirkan Mobil dan Federal Oil, seperti promosi konsumen berskala besar berbasis pendekatan digital.

Hal tersebut juga diperkuat dengan program berhadiah, kampanye menyambut Lebaran, dan peluncuran produk baru rangkaian Mobil Super yang telah tersedia di Mobil Car Care, bengkel rekanan Mobil, toko resmi Mobil di e-commerce, dan layanan Servis Di Rumah.

 

4 dari 5 Halaman

Perkuat pasar

Sementara itu untuk menghadapi pasar yang belum sepenuhnya pulih akibat pandemi, EMLI dan Federal Karyatama (Federal Oil) terus memperkuat lini bisnis termasuk kedua merek Mobil dan Federal Oil dalam kategori kendaraan penumpang, sepeda motor dan industri pada sektor transportasi, manufaktur, pertambangan, dan energi. 

Selain itu keduanya fokus untuk berkembang di kategori non-matic, dengan terus berkolaborasi dengan mitra jaringan, lebih dari 40 distributor nasional, dan bengkel independen yang hingga saat ini telah menjangkau lebih dari 16 ribu bengkel independen yang dilayani melalui jaringan distributor di seluruh Indonesia.

 

5 dari 5 Halaman

EMLI dan FKT terus berupaya melakukan integrasi jaringan distribusi penjualan yang berfokus pada area-area potensial, meliputi wilayah-wilayah di Jawa, Bali, dan Sumatera.

Strategi tersebut didukung oleh kolaborasi dua merek yang dipegang oleh Mobil dan Federal Oil, dengan referensi aspek global dan pendekatan pasar lokal yang kuat.

BERI KOMENTAR