HOME » BERITA » MUDIK NAIK MOTOR, SEDIKITNYA PERHATIKAN HAL-HAL INI

Mudik Naik Motor, Sedikitnya Perhatikan Hal-hal Ini

Sepeda motor masih menjadi salah satu alat transportasi favorit bagi pemudik kendati risiko terhadap keselamatan sangat besar. Untuk itu ada beberapa hal yang wajib diperhatikan saat mudik naik motor.

Rabu, 08 Mei 2019 18:15 Editor : Ahmad Muzaki
Ilustrasi pemudik motor (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Sepeda motor masih menjadi salah satu alat transportasi favorit bagi pemudik kendati risiko terhadap keselamatan sangat besar.

Irit BBM, mudah dikendarai, bisa selap-selip, dan praktis buat mondar-mandir ke sanak saudara di kampung halaman menjadi alasan mengapa sebagian masyarakat pemudik memilih sepeda motor.

Walau demikian tetap ada beberapa hal yang wajib diperhatikan saat mudik naik motor. Menurut Dadan Danil, Asisten Trainer di Technical Training PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2W sama seperti perawatan rutin, motor yang mau dipakai mudik wajib dicek kampas rem, rantai, V-belt (skutik), coolant, minyak rem, oli mesin dan kelistrikan atau lampu.

Jika sukucadang sudah waktunya diganti, pasanglah dengan yang baru. Ikutilah jadwal servis rutin, misalnya penggantian saringan udara, busi, oli, komponen pemindah tenaga seperti rantai roda atau drive belt pada motor skutik dan komponen lainnya.

Kondisi oli musti diperhatikan sebelum berpergian. Peran oli mesin sangatlah penting untuk menjaga komponen di dalam mesin tidak mengalami gesekan berlebih sehingga usia dari komponen di dalamnya lebih awet

"Sebaiknya ganti oli mesin dengan yang baru, tapi berikut degan filter olinya," kata Dadan Danil.

Selain itu pemudik motor harus mengecek kondisi aki. Apalagi saat ini sudah era-nya motor injeksi. Pasalnya dalam sistem injeksi fungsi baterai sangatlah penting untuk mengontrol berbagai komponen kelistrikan mulai dari control bahan bakar, pengapian dan lainnya.

"Jangan modifikasi yang berlebihan, terutama yang banyak memakan aki. Kalau misalnya sudah pakai lampu LED, dicek battery atau akinya, termasuk dengan sistem pengisiannya," sarannya.

Yang tak kalah penting adalah pengecekan ban. Perhatikan tekanan angin. Tekanan yang terlalu rendah akan menyebabkan kerusakan pada ban dan menyebabkan pengendalian terasa berat. Namun bila terlalu tinggi akan menyebabkan komponen kemudi cepat mengalami kerusakan dan menyebabkan pengendaraan terasa sangat tidak nyaman karena ban terasa sangat keras.

"Pakai ban sesuai ukuran standar yang diajurkan. Jangan pakai ban cacing, apalagi mengangkut beban berlebihan. Bawa barang secukupnya, dan uang juga secukupnya untuk jaga-jaga," cetusnya.

"Terakhir, saran saya istirahat setiap 2 jam sekali, atau kalau memaksakan maksimal 4 jam harus istirahat," tutupnya.

(kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR