HOME » BERITA » MUDIK PAKAI OLI KENTAL ATAU ENCER, SIMAK PENJELASAN INI

Mudik Pakai Oli Kental atau Encer, Simak Penjelasan Ini

Oli kental atau oli encer menjadi pilihan saat penggantian cairan pelumas kendaraan. Untuk oli kental, jenis ini kerap diasumsikan bisa tahan panas lebih lama. Hal itu secara sepintas bisa diartikan bahwa oli kental cocok dengan kondisi macet dan jarak jauh seperti saat mudik.

Kamis, 07 Juni 2018 09:15 Editor : Ahmad Muzaki
Foto by Nazar Ray

OTOSIA.COM - Oli kental atau oli encer menjadi pilihan saat penggantian cairan pelumas kendaraan. Untuk oli kental, jenis ini kerap diasumsikan bisa tahan panas lebih lama.

Hal itu secara sepintas bisa diartikan bahwa oli kental cocok dengan kondisi macet dan jarak jauh seperti saat mudik.

Namun, pertanyaan soal sebaiknya pakai oli kental atau encer saat mau mudik sebenarnya salah kaprah.

"Di buku manual itu ada spesifikasi penggantian oli. Misalnya Avanza, di buku manual tertulis pemakaian oli 10W30. Setiap mobil itu berbeda-beda," kata Ivan Rastianto, Marketing Manager Evalube.

Maka dari itu, pihaknya kerap kali mengimbau konsumen untuk membaca buku manual.

"Buku manual itu jangan cuma disimpan. Soalnya kalau salah baca spesifikasi oli, bisa menyebabkan tidak optimalnya mesin bekerja," kata dia.

Dia berpesan, konsumen janganlah berasumsi bahwa oli encer adalah oli sintetis dan lebih baik sehingga akan selalu baik buat semua mobil. Padahal, mobil tua tidak bisa menggunakan oli encer karena akhirnya besi-besi di bagian mesin malah tidak terlapisi.

"Lalu misalnya harusnya mesin dengan oli encer, kita isinya yang kental karena mau jalan jauh. Hasilnya, mesin kerjanya jadi berat. Kalau kerja jadi berat, mesin jadi boros konsumsi bensin," ujarnya.

(kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR