HOME » BERITA » MULAI 13 NOVEMBER 2021 KENDARAAN TIDAK LOLOS UJI EMISI KENA TILANG

Mulai 13 November 2021 Kendaraan Tidak Lolos Uji Emisi Kena Tilang

Pemprov DKI Jakarta mewajibkan bagi setiap pemilik kendaraan untuk melakukan uji emisi. Bagi yang belum atau gagal, akan diberikan sanksi.

Kamis, 28 Oktober 2021 14:15 Editor : Arendra Pranayaditya
Mulai 13 November 2021 Kendaraan Tidak Lolos Uji Emisi Kena Tilang
Ilustrasi uji emisi (pertamina.com)

OTOSIA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mewajibkan setiap kendaraan bermotor untuk melakukan uji emisi. Bagi yang belum melakukan ataupun gagal uji emisi, pemilik kendaraaan akan diberikan sanksi.

Melansir akun Instagram @jktinfo, Rabu (27/10/2021), peraturan tersebut akan ditetapkan mulai tanggal 13 November 2021 dan berlaku bagi kendaraan roda dua maupun roda empat di Ibu Kota.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan bahwa sanksi tilang akan diberikan dari pihak Kepolisian kepada pemilik kendaraan yang masih membandel, terutama saat digelar razia.

1 dari 5 Halaman

Denda

Sanksi yang diberikan berupa denda berdasarkan Pasal 285 dan 286 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada dasarnya peraturan tersebut mengacu pada kelayakan jalan sebuah kendaraan, termasuk hasil uji emisi.

Menurut peraturan yang dtetapkan, Syafrin menjelaskan bahwa denda untuk mobil maksimal sebesar Rp 500.000, sementara denda untuk motor maksimal Rp 250.000.

"Untuk R2 denda maksimal Rp250 ribu dan untuk R4 denda maksimal Rp 500 ribu," ungkapnya, Selasa (26/10/2021).

2 dari 5 Halaman

Selain mendapatkan denda, kendaraan yang diketahui belum atau gagal uji emisi bisa dikenakan tarif parkir yang lebih tinggi.

Syafrin mengatakan ada sejumlah titik di wilayah DKI Jakarta di mana peraturan tersebut diberlakukan, di antaranya IRTI Monas, Blok M Square, Samsat Jakarta Barat, Pasar Mayestik, dan Park and Ride Terminal Kalideres.

Untuk tarifnya, kendaraan yang diketahui belum melakukan uji emisi akan naik menjadi Rp 7.000 per jam.

3 dari 5 Halaman

Tidak bisa dipalsukan

Kendaraan yang sudah melakukan dan lulus uji emisi akan mendapatkan keterangan surat yang menyatakan status kelulusan. Sebaliknya, jika gagal, surat yang diterbitkan akan menunjukkan bahwa mobil tersebut tidak laik jalan.

Status lulus tidaknya uji emisi setiap kendaraan akan tercatat secara online melalui e-uji emisi. Setelah memasukkan nomor kendaraan masing-masing, akan tampil status apakah motor atau mobil tersebut bisa digunakan di jalan.

"Untuk mengecek secara sistem, bisa saja orang memalsukan surat itu. Karena itu, pengecekannya dilakukan secara online dengan mengakses e-uji emisi, dengan meng-input nomor kendaraannya, maka akan keluar hasilnya, kendaraan itu sudah uji emisi atau belum," tutup Syafrin.

4 dari 5 Halaman

Upaya sebelumnya

Sebelumnya sempat diberlakukan peraturan yang serupa. Pasalnya mobil penumpang perseorangan maupun sepeda motor berusia lebih dari 3 tahun yang tidak melakukan atau gagal uji emisi gas buang, akan diberikan tilang.

Ketentuan tersebut mulai diberlakukan mulai tanggal 24 Januari 2021 dengan tujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk memeriksa emisi kendaraannya dan mewujudkan kualitas udara yang semakin baik.

5 dari 5 Halaman

BERI KOMENTAR