HOME » BERITA » MULAI 2035, EROPA INGIN LARANG PENJUALAN MOBIL KONVENSIONAL

Mulai 2035, Eropa Ingin Larang Penjualan Mobil Konvensional

Uni Eropa berkeinginan untuk melarang penjualan mobil konvensional mulai tahun 2035

Senin, 12 Juli 2021 22:15 Editor : Ahmad Muzaki
Mulai 2035, Eropa Ingin Larang Penjualan Mobil Konvensional
Ilustrasi mobil asal Eropa (Carbuzz)

OTOSIA.COM - Beberapa negara telah mewacanakan larangan penjualan mobil konvensional. Langkah ini mulai dilirik oleh Uni Eropa. Menurut laporan Bloomberg dari Carbuzz, Uni Eropa akan mengusulkan aturan yang sama mulai tahun 2035.

Langkah ini ditempuh untuk bisa mengurangi emisi gas rumah kaca menjadi nol persen pada tahun 2050. Tentunya untuk meraih tujuan tersebut akan dilakukan secara bertahap.

1 dari 2 Halaman

Uni Eropa ingin emisi kendaraan baru, termasuk van turun 65 persen pada 2030. Setelah itu, turun lagi hingga nol persen lima tahun kemudian.

Pada saat yang sama undang-undang anti polisi baru akan memaksa negara-negara blok Uni Eropa untuk meningkatkan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik.

Untuk saat ini target emisi mobil konvensional memerlukan pengurangan emisi hingga 37,5 persen pada tahun 2030. Saat ini mobil penumpang menyumbang sekitar 12 persen dari total emisi CO2 Uni Eropa.

2 dari 2 Halaman

Aturan detail dari wacana ini akan diumumkan pada Rabu (14/7/2021) mendatang. Dengan begitu, target baru akan ditetapkan untuk meningkatkan energi terbarukan dari 32 persen menjadi 40 persen pada akhir dekade ini.

Stasiun pengisian daya listrik kabarnya akan dipasang setiap 37 mil di jalan raya utama. Stasiun pengisian bahan bakar hidrogen akan menjadi persyaratan setiap 93 mil.

BERI KOMENTAR