HOME » BERITA » MULAI HARI INI RALLY DAKAR 2019 DIMULAI DAN AKAN ADA CATATAN SEJARAH BARU

Mulai Hari Ini Rally Dakar 2019 Dimulai dan akan Ada Catatan Sejarah Baru

Pada gelaran edisi ke-41 ini rencananya akan terdiri dari 10 etape yang akan dimulai pada 6 Januari dan berakhir pada 17 Januari. Semua etape tersebut hanya akan berlangsung di Peru saja. Di mana nantinya akan start dan finish di ibukota Lima.

Minggu, 06 Januari 2019 17:15 Editor : Ahmad Muzaki
Ilustrasi Rally Dakar (autosport.com)

OTOSIA.COM -
Ajang balapan Rally Dakar 2019 akan segera berlangsung. Dilansir dari autosport.com, balapan yang dulunya bernama Rally Paris Dakar ini untuk pertama kalinya hanya akan berlangsung di satu negara saja yaitu Peru.

Hal tersebut tentunya merupakan suatu sejarah dalam gelaran Rally Dakar, mengingat dahulu ajang balapan negara ini terkenal sangat mematikan dengan tingkat berbahaya yang sangat tinggi karena melintasi berbagai negara hingga benua dan tak jarang melewati wilayah-wilayah konflik.

Pada gelaran edisi ke-41 ini rencananya akan terdiri dari 10 etape yang akan dimulai pada 6 Januari dan berakhir pada 17 Januari. Semua etape tersebut hanya akan berlangsung di Peru saja. Di mana nantinya akan start dan finish di ibukota Lima.


Pada awalnya ASO berharap bahwa gelaran ke 41 ini dapat dimulai di negara Chili dan berakhir di negara Ekuador. Namun sayangnya mereka tidak dapat mencapai kesepakatan dengan kedua negara tersebut untuk bergabung bersama Peru. Sebelumnya, pembicaraan juga sempat dilakukan dengan negara Bolivia sebelum akhirnya negara tersebut mengambil keputusan untuk menarik diri juga.

Direktur reli Etienne Lavigne meyakini meskipun tidak ada negara yang tertarik untuk menjadi tuan rumah Dakar, pantai, bukit pasir dan trek Peru masih dapat menarik perhatian.

"Kami tahu bahwa kami akan menarik pembalap papan atas pada acara ini, karena setiap tahun acara ini dapat menyedot perhatian tertinggi," ungkapnya.


"Kami akan membangun lebih banyak tahapan teknis yang sulit karena dalam tipe geografi pasir dan bukit berpasir ini, kami tidak dapat mengembangkan 400 km tahapan khusus. Hal ini terlalu sulit. Kami akan memiliki setidaknya 70% tahapan pasir dan bukit berpasir dan merupakan hal yang unik dalam sejarah gelaran Dakar. Karena dalam beberapa tahun terakhir kami tidak memiliki persentase bukit pasir sebanyak itu." Tambahnya.

Perubahan lain yang terjadi pada musim 2019 adalah bahwa pesaing di kelas mobil dan truk akan dapat bergabung kembali pada pertarungan di minggu kedua jika mereka berhenti di minggu pertama. Akan tetapi dipisahkan dengan klasifikasi sendiri sehingga mereka tidak mengganggu urutan awal. Namun, hal ini tidak berlaku untuk sepeda motor dan quad.

Lavigne juga mengkonfirmasi bahwa pengganti untuk mantan direktur olahraga Marc Coma belum ditemukan.

"Untuk menemukan orang yang tepat untuk peran ini tidaklah mudah," katanya.

"Ini adalah peran yang rumit dan menuntut ketersediaan banyak waktu serta tenaga, karena memerlukan kehadiran di pekerjaan lapangan selama beberapa bulan" tambahnya.

(kpl/ikb/ahm)

BERI KOMENTAR