HOME » BERITA » MULAI PDKT DENGAN TESLA, INDONESIA BARU AKAN OBROLKAN KERJA SAMA PADA FEBRUARI 2021

Mulai PDKT dengan Tesla, Indonesia Baru Akan Obrolkan Kerja Sama pada Februari 2021

Menteri BUMN, Erick Thohir mengungkapkan rencana penjajakan dengan Tesla akan dibicarakan pada bulan depan, Februari 2021.

Selasa, 05 Januari 2021 15:15 Editor : Dini Arining Tyas
Mulai PDKT dengan Tesla, Indonesia Baru Akan Obrolkan Kerja Sama pada Februari 2021
Indonesia jajaki kerja sama dengan Tesla (Tesla)

OTOSIA.COM - Rencana Indonesia untuk menggandeng pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla sudah berhembus kencang sejak tahun lalu. Menteri BUMN, Erick Thohir mengungkapkan pihaknya akan mulai melakukan penjajakan kerja sama dengan Tesla pada Februari 2021 mendatang.

Penjajakan itu berkaitan dengan pengembangan industri mobil listrik di Indonesia. "InsyaAllah di bulan Februari ini, saya akan membuka pembicaraan dengan Tesla untuk mengembangkan kerja sama ini," kata Erick Thohir dalam keterangan tertulis dikutip dari Antara, Minggu (3/1/2021).

Erick Thohir juga sudah memerintahkan PLN untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengubah strategi bisnisnya pasca pandemi. "Alhamdulillah, PLN sudah on-track dan sudah ikut dalam konsorsium BUMN untuk pembuatan EV battery bekerja sama dengan perusahaan dari Korea dan China," katanya.

Selain mengantisipasi mobil listrik, Erick juga menginginkan PLN aktif mengembangkan kompor listrik. Hal ini dalam rangka solusi menekan impor bahan bakar.

1 dari 2 Halaman

Ada sejumlah alasan mengapa Indonesia akan menjadi pemain utama industri mobil listrik. Salah satunya dikarenakan sumber daya alam Indonesia yang melimpah.

Sebagai salah satu negara dengan sumber daya nikel yang terbesar, Indonesia sangat berpotensi jadi produsen utama sumber daya baterai mobil listrik tersebut.

"Baterai sendiri merupakan komponen utama dalam produksi mobil listrik. Dengan kekayaan alam yang kita miliki tentu harus didukung pula dengan kualitas sumber daya manusia kita agar mampu menjadi produsen utama dalam industri mobil listrik," kata Erick.

2 dari 2 Halaman

Manfaat Mobil Listrik

Menteri BUMN Erick Thohir (Liputan6.com/Henry Zakharia)

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan bahwa mobil listrik punya banyak manfaat. Tak hanya manfaat bagi ekonomi melainkan manfaat bagi lingkungan. Hal ini sejalan dengan misi pemerintah untuk mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Mobil listrik dinilai lebih ramah lingkungan. Emisi yang dihasilkan lebih rendah dibanding kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak, sehingga akan mengurangi polusi udara dan juga polusi suara.

Menurut Erick, semua pihak harus menjaga ketahanan energi nasional, saat ini Indonesia mengimpor 1,5 juta barrel per hari untuk BBM. Mobil listrik adalah solusi untuk mengurangi berpindahnya devisa ke luar negeri.

Penulis: Idris Rusadi Putra

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR