HOME » BERITA » MUSIM HUJAN MALAS CUCI MOTOR, INI EFEK BURUK YANG MENGINTAI

Musim Hujan Malas Cuci Motor, Ini Efek Buruk yang Mengintai

Ada beberapa efek buruk jika Otolovers malas cuci motor di musim hujan

Minggu, 23 Februari 2020 13:15 Editor : Ahmad Muzaki
Musim Hujan Malas Cuci Motor, Ini Efek Buruk yang Mengintai
Ilustrasi motor saat terjang banjir (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Musim hujan sudah tiba. Lantas apa Otolovers masih rajin cuci motor? Meski malas pun, sebenarnya cukup realistis.

Anggapan mencuci motor yang sia-sia pasti pernah dipikirkan setiap orang. Persoalannya adalah sudah dicuci, motor udah kinclong, eh malah turun hujan. Kan jadinya kotor lagi.

Namun pemikiran kayak gini harus dihindari ya Otolovers. Mencuci motor setelah riding saat hujan sangat penting. Air bisa sebabkan part-part motor secara perlahan rusak.

Dilansir dari Suzuki Indonesia, ada beberapa efek buruk jika Otolovers malas cuci motor di musim hujan.

1 dari 2 Halaman

1. Mesin Bisa Overheat

Hal ini bisa terjadi karena air hujan yang mengendap dan menjadi kotoran bisa jadi bersarang di radiator. Kemudian, dapat dipastikan mesin akan overheat.

2. Suspensi Rusak

Suspensi motor pun juga bisa rusak karena kotoran dari air hujan. Kotoran tersebut bisa bikin peredam kejut itu keluarkan suara decitan dan parahnya bisa kurangi tingkat redaman atau 'kurang empuk'.

2 dari 2 Halaman

3. Rantai Berkarat

Berada di bawah, rantai akan sering terkena air. Efek buruknya pun seperti karatan dan keluarkan bunyi aneh. Jika tak kunjung dirawat mungkin rantai motor bisa putus tiba-tiba.

4. Karatan di Part Motor

Selain rantai, part motor yang berbahan logam juga berpotensi karatan kalau air hujan tak kunjung dibersihkan. Part tersebut seperti, kick starter, standar, dan lain sebagainya.

5. Bodi Menjadi Kusam

Kotoran yang diakibatkan air hujan juga bisa bikin bodi kusam. Paling tidak jika tak kunjung dibersihkan akan timbul water spot atau bercak di bodi motor.

BERI KOMENTAR