HOME » BERITA » MUSIM HUJAN PENJUALAN SUV BEKAS NAIK?

Musim Hujan Penjualan SUV Bekas Naik?

Rabu, 26 Desember 2018 15:15 Editor : Ahmad Muzaki
Ilustrasi mobil SUV terjang banjir (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Tidak menentunya kondisi cuaca saat ini menjadi salah satu faktor pendorong pembelian mobil bekas. Saat musim hujan mobil yang bisa terabas genangan air tanpa ada banyak masalah banyak diincar.

Menurut Presiden Direktur Mobil88, Halomoan Fischer Lumbantoruan, meski tidak sebesar permintaan jenis MPV mobil dengan ground clearance tinggi bayak dicari orang terutama di saat periode musim hujan yang panjang, seperti SUV bekas.

Di Indonesia sendiri musim hujan sudah terjadi sejak Oktober 2018, dan menurut BMKG puncaknya terjadi pada Januari dan Februari 2019.

"Kenapa SUV? SUV bulan-bulan segini enak. Soalnya takut banjir. Makanya mobil-mobil sedan sudah lari ke SUV. Tapi secara umum (pilih SUV), lebih ke pengin kelihatan stylish," ujar Halomoan.

Namun faktor terbesar tumbuhnya permintaan SUV tetap gaya hidup pemiliknya, yang terlihat ingin terlihat lebih keren, prestisius dan tentu saja gengsi.

"Dulu kan sedan. Sekarang makin tinggi mobilnya semakin oke. Jadi ada dualah, individualis dan stylish," paparnya.

Sementara itu untuk tren pasar mobil seken tahun depan, Halomoan memperkirakan jenis city car, LCGC dan SUV bekas punya kecederungan naik.

"Kalau bicara 5 tahun lalu, MPV bisa 55%, sekarang jadi cuma 45%. Ini di Mobil88 ya. Ini pergerakan kultur ya, dari family oriented jadi individu. Dulu iklan, Kijang bisa muat apa saja, sekarang tidak lagi," tukasnya.

Menurut Halomoan, tahun politik 2019 diperkirakan tidak banyak memberikan dampak penyusutan permintaan terhadap mobil seken.

Di saat agen pemegang merek (APM) tidak terlalu berambisi menelurkan model-model baru, gerai mobil bekas di bawah Astra Group ini justru membidik kenaikan 15% dibandingkan tahun 2018. Target tersebut juga dipengaruhi bocoran mobil-mobil baru yang bakal keluar tahun depan.

Reporter : Nazarudin Ray

(kpl/nzr/ahm)

BERI KOMENTAR