HOME » BERITA » MUSIM MOTOVLOG, KAMERA-INTERKOM HELM SENA KINI BISA MANFAATKAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI MESH

Musim Motovlog, Kamera-Interkom Helm Sena Kini Bisa Manfaatkan Teknologi Komunikasi Mesh

Kamera interkom Sena 10C Evo dengan antena bernama +Mesh bisa jadi pilihan baik buat motovloger karena bisa tersambung dengan banyak pengguna Mesh lain.

Rabu, 14 Juli 2021 14:15 Editor : Nazarudin Ray
Musim Motovlog, Kamera-Interkom Helm Sena Kini Bisa Manfaatkan Teknologi Komunikasi Mesh
Sena 10C Evo tersambung dengan antena +Mesh (Sena)

OTOSIA.COM - Komuniksi interkom di helm sepeda motor yang membudaya di Indonesia berkat Sena kini makin bertumbuh seiring kebutuhannya. Yang terkini adalah interkom sekaligus kamera kualitas tinggi, yang bahkan bisa memanfaatkan teknologi komunikasi Mesh.

Hal itu dimungkinkan dengan penggabungan dua alat, salah satunya kamera interkom Sena 10C Evo dan antena bernama +Mesh. Jadi, biker yang mungkin merupakan motovloger bukan cuma merekam video berkualitas setara 4K tapi juga komunikasi canggih yang sekali klik langsung tersambung ke sebanyak mungkin pengguna Mesh lain.

Sebagai informasi, Mesh adalah jalur komunikasi yang lebih baik dari Bluetooth. Sama-sama mengandalkan jaringan terbuka di udara sehingga tanpa pulsa, sinyal komunikasi di Mesh lebih canggih karena memungkinkan ia terhubung ke sebanyak mungkin pengguna dan memungkinkan mengobrol bareng di jalan serta tersambung sendiri saat hilang sinyal.

1 dari 3 Halaman

Dalam prosesnya nanti, kamera interkom Sena 10C Evo dihubungkan ke perangkat tambahan +Mesh. Sena +Mesh sendiri simpel, bisa kita kantongi atau pasang di handel motor, termasuk di grip kiri motor sehingga tekan on-off tombol cukup dengan jempol.

Sena +MESH terkini setara dengan Sena-Sena ber-Mesh lainnya, yakni Sena 30K, 50S ataupun 50R, karena adanya firmware terbaru. Dengan demikian, jalur terbuka bisa memiliki "kamar-kamar" ngobrol atau channel layaknya handie talkie, dengan ketersediaan channel 1-9.

Sena kamera-interkom yang tersedia saat ini sendiri adalah 10C Pro dan 10C Evo. Masing-masing dibanderol di toko-toko hobi sepeda motor dengan harga Rp 4.900.000 dan Rp 5.900.000 sudah komplet dengan braket atau clamp kit termasuk speaker kualitas tinggi kanan-kiri untuk dipasang di helm.

2 dari 3 Halaman

Antena Mesh (Sena)

Sementara itu, antena +MESH dibanderol Rp 2.500.000 untuk menyediakan jalur komunikasi Mesh tadi. Dalam satu paket kemasannya, sudah tersedia buku panduan, antena, unit +MESH+ kabel USB charger sekaligus untuk upgrade firmware, dudukan ikat karet untuk pasang +MESH di handel motor, serta dudukan berperekat 3M untuk tempel +MESH di tangki motor atau mungkin helm

Untuk pemasangan. Kita tinggal pasang dudukan Sena +MESH, untuk selanjutnya cukup selipkan sesuai jalurnya. Lalu pasang antena yang tersambung layaknya ulir baut, dan antena itu sendiri bisa ditekuk. Dengan begitu, +MESH misalnya bisa ditempel di helm sehingga berdekatan dengan modul Sena yang terpasang di helm.

3 dari 3 Halaman

Cara memfungsikan +MESH dengan menahan tombolnya 1 detik. Lalu kita download aplikasi Sena +MESH (gratis di PlayStore dan Appstore) untuk fungsi ubah channel di di smartphone.

Cara menghubungkan +MESH dengan kamera interkom helm Sena 10C Pro atau 10C Evo adalah sebagai berikut. Setelah +MESH menyala, maka tahan lagi tombol di +MESH hingga ia berkedip merah pertanda pairing.

Di 10C Evo atau 10C Pro, kita tahan jog dial cukup lama layaknya pairing dengan interkom Sena lain, yakni tahan hingga indikator berkedip-kedip merah setelah warna hijau. Tunggu kedua alat berkedip dan terhubung secara otomatis.

Dengan demikian, alat motovloger dan interkom yang bisa terkoneksi ke smartphone untuk telepon dan dengar audio/Maps (10C Pro/10C Evo) ini bisa memiliki fungsi Mesh. Maka ngobrol sesama teman sambil merekam cerita di jalan akan menghasilkan video yang makin seru.

BERI KOMENTAR