HOME » BERITA » NAIK MOBIL LISTRIK KE BALI, ERICK THOHIR SEBUT HABISKAN BIAYA RP200 RIBU

Naik Mobil Listrik ke Bali, Erick Thohir Sebut Habiskan Biaya Rp200 Ribu

Menteri BUMN Erick Thohir memberikan gambaran biaya penggunaan mobil listrik yang lebih hemat kantong daripada mobil biasa. Dia menyebut biaya yang dihabiskan untuk menempuh Jakarta-Bali menggunakan mobil listrik yakni Rp 200 ribu.

Selasa, 05 Januari 2021 18:15 Editor : Dini Arining Tyas
Naik Mobil Listrik ke Bali, Erick Thohir Sebut Habiskan Biaya Rp200 Ribu
Hyundai Ioniq listrik (Hyundai Indonesia)

OTOSIA.COM - Selain ramah lingkungan, penggunaan mobil listrik dipercaya akan lebih murah dibanding mobil bensin atau diesel. Menteri BUMN, Erick Thohir pun mengungkapkan bahwa biaya operasional mobil listrik bisa hanya seperlima dari mobil biasa.

"Misalnya untuk jarak tempuh Jakarta-Bali, kalu mobil yang pakai premium bisa menghabiskan Rp 1,1 juta, dengan mobil listrik Rp 200 tibu, tambah lagi alam lebih bersih," kata Erick, melalui siaran pers yang diterima Liputan6.com.

rick pun optimistis, masifnya kendaraan listrik mendukung alam yang bersih. Pasalnya, mobil listrik juga lebih ramah lingkungan karena menghasilkan emisi karbon dioksida (CO2) yang lebih sedikit dibandingkan mobil biasa. Dengan begitu, akan meningkatkan kualitas udara dan mendukung pencapaian target pengurangan emisi gas rumah kaca nasional.

1 dari 2 Halaman

Infrastruktur

Menjelaskan terpisah, Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini menjelaskan bahwa hingga saat ini, PLN telah mengoperasikan sekitar 20 unit SPKLU milik perseroan dan 2 unit SPKLU yang menjadi proyek percobaan dengan para mitra.

PLN juga meluncurkan platform digital charge.in dalam pengembangan, yang diharapkan dapat menjadi platform tunggal untuk seluruh SPKLU di seluruh Tanah Air.

"Era kendaraan listrik telah tiba dan kami pastikan penyediaan pasokan listrik dan berbagai infrastruktur kelistrikan seperti SPKLU akan kami siapkan," ucap Zulkifli.

2 dari 2 Halaman

Untuk menunjang penggunaan mobil listrik di Tol Trans Jawa, saat ini PLN telah memiliki SPKLU di 4 rest area di Tol Trans Jawa.

Perubahan ekosistem kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik merupakan langkah mewujudkan ketahanan energi, mengubah konsumsi energi impor menjadi energi domestik, mengurangi biaya operasional transportasi, dan mengurangi emisi sehingga membuat lingkungan menjadi lebih bersih.

Penulis: Arief Aszhari

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR