HOME » BERITA » NAIK SUZUKI WAGONR, SATU KELUARGA TERDAMPAR DI HUTAN GARA-GARA MASALAH KLASIK

Naik Suzuki WagonR, Satu Keluarga Terdampar di Hutan Gara-Gara Masalah Klasik

Satu keluarga yang sedang berwisata terjebak di hutan tempat habitat hewan liar di India. Keluarga ini tersesat lantaran terlalu percaya dengan petunjuk jalan Google Maps.

Rabu, 11 Agustus 2021 09:15 Editor : Dini Arining Tyas
Naik Suzuki WagonR, Satu Keluarga Terdampar di Hutan Gara-Gara Masalah Klasik
Tersesat di hutan (Manorama via Cartoq)

OTOSIA.COM - Belakangan, adanya aplikasi penunjuk arah seperti Google Maps dan kawan-kawan memang sangat membantu. Orang-orang bisa bepergian kemana pun meski tak paham jalanan dengan mengandalkan Google Maps.

Namun yang perlu diingat adalah jangan sepenuhnya percaya. Sebab, bukan sekali dua kali insiden tersesat di tempat antah berantah terjadi akibat terlalu percara Google Maps. Seperti yang dialami oleh satu keluarga di India.

Dilansir dari Cartoq, kejadian ini menimpa keluarga dokter Nawab. Keluarga ini menginap di sebuah resort pribadi di kawasan Devikulam Munnar.

1 dari 3 Halaman

Saat hendak kembali ke penginapan setelah berjalan-jalan, mereka pun mengikuti petunjuk Google Maps. Mereka percaya dengan arahan itu lantaran tak paham jalanan sekitar lokasi.

Setelah berkendara selama beberapa waktu menggunakan Maruti Suzuki WagonR, mereka menyimpang dari jalan utama. Mobil mereka melintasi jalanan perkebunan teh dan jalan off road.

Mereka pun tersesat di hutan. Hingga akhirnya mereka mencoba menghubungi Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

2 dari 3 Halaman

Tersesat di hutan (Manorama via Cartoq)

Meski sinyal lemah, dokter Nawab berhasil mengirimkan lokasi mereka ke timpenyelamat. Sebanyak 9 personel tim penyelamat mencari keberadaan mereka di area Kuttyarvalley pada pukul 1.30 pagi.

Upaya tim tak membuahkan hasil. Tim tak menemukan lokasi yang dibagikan dokter Nawab. Tim penyelamat harus pergi ke tempat yang lebih tinggi dan menyalakan lampu.

Baru kemudian sinyal lampu itu ditangkap oleh keluarga dokter Nawab. Mereka kemudian membalas dengan menyalakan lampu mobil WagonR.

3 dari 3 Halaman

Sekitar pukul 4 pagi, tim penyelamat baru bisa tiba di lokasi dan mengevakuasi orang serta kendaraan. Daerah tempat keluarga tersebut tersesat diketahui masih menjadi habitat hewan liar seperti gajah dan harimau.

Keluraga tersebut dinilai beruntung lantaran selamat. Peristiwa ini menjadi contoh agar tak terlalu mempercayai arahan navigasi digital. Jika merasa jalanan sudah tak layak dilewati, ada baiknya untuk bertanya ke penduduk sekitar.

BERI KOMENTAR