HOME » BERITA » AWAS TERTIPU SAAT NAKSIR HELM MAHAL, INI BEDA SHOEI ASLI DAN KW

Awas Tertipu saat Naksir Helm Mahal, Ini Beda Shoei Asli dan KW

Saat ini banyak beredar helm Shoei palsu yang diklaim original. Padahal, banyak perbedaan yang bisa dirasakan secara kasat mata.

Jum'at, 19 Juni 2020 11:15 Editor : Nazarudin Ray
Awas Tertipu saat Naksir Helm Mahal, Ini Beda Shoei Asli dan KW
Ilustrasi Shoei original made in Japan (rideapart.com)

OTOSIA.COM - Selain sebagai pengaman kepala, helm sudah menjadi peranti gaya hidup bikers, terlebih helm branded yang punya harga mahal. Lalu, bagaimana membedakan antara helm Shoei X14 original dengan yang KW?

Helm Shoei X14 replika Marc Marquest yang original punya banderol diatas Rp 10 juta. Sedangkan helm yang mirip-mirip dengan aslinya tersebut alias KW punya harga yang cukup miring. Banyak pedagang yang menawarkan helm kloningan itu jauh dibawah harga aslinya. Ditengarai Shoei palsu tersebut berasal dari Cina.

Sebelum terjerumus dan mendapatkan helm aspal tersebut, ada baiknya untuk mendengarkan penjelasan bagaimana membedakan antara helm Shoei asli dengan Shoei KW. Berikut penjelasan yang bersumber dari Ronald Touwani, pemilik Touwani Shop, gerai yang menjual apparel dan helm premium untuk bikers.

1 dari 4 Halaman

Ronald Touwani mengambil contoh perbedaan antara Shoei tipe X14 original dengan tipe sejenis yang tiruan. Perbedaan antara Shoei asli dengan yang KW sudah terlihat dari kemasannya. Material dan dimensi dus KW tampak sekali berbeda. Dus KW punya ukuran lebih kecil.

"Kalau dilihat dari dusnya saja, kita sudah bisa membedakan mana Shoei yang asli dengan yang KW. Kemasan Shoei asli lebih kardus, sedangkan yang KW lebih glossy dan tidak ada keterangan soal importirnya. Kemudian dimensi kardus yang asli jauh lebih besar daripada yang KW," ungkap Touwani yang juga memposting perbedaan Shoei original dengan Shoei palsu di saluran Youtube.

Ketika dus Shoei asli dibuka, di dalamnya akan terdapat aksesoris pendukung seperti visor anti fog dan busa pelidung untuk dagu dan hidung. Perbedaan juga tampak pada sarung penutup helm. Kualitas bahan dan jahitan sarung yang mumpuni ada pada Shoei original. Sedangkan pada Shoei KW kualitasnya bisa dibilang buruk meski mirip jika dilihat secara kasat mata.

2 dari 4 Halaman

Dari sarung penutup helm, Touwani beralih ke eksterior helm. Lagi-lagi kualitas yang buruk diperlihatkan oleh Shoei KW. "Pengecatan di seluruh bagian luar pada helm KW tampak tidak rapih sama sekali, tidak nyambung," katanya.

Menurut Touwani, Shoei X14 adalah helm Shoei pertama yang busa dalamnya bisa dicopot dan disetel sesuai keinginan penggunanya. Lalu, Touwani pun beralih menjelaskan perbedaan bagian dalam helm.

Lalu pada spoiler Shoei asli akan terlihat pengerjaan yang rapih. Sementara pada Shoei KW dibuat asal, dan detail cat pun tidak presisi secara keseluruhan. Begitu juga karet pelapis bawah yang mengelilingi lingkar helm, finishing Shoei KW dilihat dan diraba tidak presisi serta lebih kasar, Jika Shoei asli maka pada bagian itu sangat rapih dan rapat.

"Kalau warna cat Shoei asli itu 'menyala', kalau yang KW biasa aja. Nah bagian penutup dagu, kalau bagian dagu, yang asli penutupnya sampai full. Kalau yang ini (Shoei KW), penutupnya alah kadarnya (tidak rapat). Kalau yang asli bisa dilepas, kalau yang KW tidak bisa dilepas. Selain itu air vent (ventilasi udara depan) yang KW ada jaring-jaringnya, kalau yang asli nggak (ada)," terangnya.

3 dari 4 Halaman

Untuk bagian mouth vent, yang asli akan tercetak/tertulis Shoei, sementara helm KW super polos. Pada bagian dalam, busa foam Shoei asli berwarna hitam, sedangkankan Shoei KW warnanya putih.

Ketika mencoba membuka top busa Shoei KW, Touwani mengalami kesulitan dikarenakan busa pada helm kloningan itu tidak bisa disetel seperti Shoei original. Dan, kembali Touwani menemukan kualitas busa yang disebutnya ?ala kadarnya? itu.

"Yang asli, busa dalamnya, bagian top (atas), hingga bagian pinggirnya berbeda dengan KW. Kalau yang original semuanya bisa disetel," paparnya.

4 dari 4 Halaman

Touwani juga menerangkan perbedaan sertifikasi yang digunakan. Shoie original menggunakan standar sertifikasi JIS dan Snell. Sedangkan Shoei KW tertulis CE2205. "Saya tidak tahu apa yang digunakan ini standar resmi atau tidak, karna saya tidak pernah mencobanya," tutur Touwani.

Nah, buat Bikers yang naksir helm mahal namun isi kantong pas-pasan, Touwani menyarankan untuk membeli helm original di harga Rp 3 jutaan.

"Jika ada uang Rp 3 jutaan, jangan beli Shoei X14 KW. Kalian bisa cari helm asli dan brand yang sudah punya nama, seperti Nolan, AGV atau LS2. Dengan harga segitu kalian bisa dapat yang original. Dijual lagi masih ada harganya, dipakai aman. Aman dalam artian sudah lulus tes dan pabriknya jelas siapa yang buat. Jadi saya tidak merekomendasikan beli barang bajakan," tutupnya.

Helm Shoei X14 original sendiri di situs-situs market place dijual dengan harga antara Rp 10 jutaan hingga Rp 14 jutaan.

BERI KOMENTAR