HOME » BERITA » NAPI ASIMILASI LAPAS NUSAKAMBANGAN TERTANGKAP KEMBALI, BERKOMPLOT CURI SEPEDA MOTOR

Napi Asimilasi Lapas Nusakambangan Tertangkap Kembali, Berkomplot Curi Sepeda Motor

Ketiganya berurusan dengan Sat Reskrim Polres Kebumen karena telah melakukan pencurian sepeda motor milik warga Desa Sidogede, Kecamatan Prembun pada Rabu (16/4)

Sabtu, 18 April 2020 15:15 Editor : Ahmad Muzaki
Napi Asimilasi Lapas Nusakambangan Tertangkap Kembali, Berkomplot Curi Sepeda Motor
Napi Asimilasi Lapas Nusakambangan Curi Sepeda Motor. ©2020 Merdeka.com/Abdul Aziz

OTOSIA.COM - Pencurian sepeda motor terjadi di Kecamatan Prembun Kebumen. Pelaku berjumlah tiga orang yang baru bebas lewat program asimilasi dari Lapas Terbuka Nusakambangan itu kini tengah berurusan dengan kepolisian.

Dua dari tiga tersangka, diketahui bebas dari kebijakan asimilasi. Mereka yakni AM (26) warga kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, dan DI (23) warga Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen.

Satu tersangka lainnya, bebas karena pembebasan bersyarat. Identitasnya JO (21), warga kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas.

Melansir Merdeka.com, ketiganya berurusan dengan Sat Reskrim Polres Kebumen karena telah melakukan pencurian sepeda motor milik warga Desa Sidogede, Kecamatan Prembun pada Rabu (16/4). Saat itu, motor tengah diparkir oleh korban di halaman rumahnya sekira pukul 10.30 Wib.

1 dari 2 Halaman

Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan ketiga tersangka berangkat dari Purwokerto ke Kebumen. Selanjutnya mereka timbul niat mencuri saat mendapati sepeda motor yang terparkir.

"Ketiga tersangka sebelum bebas bertemu di Lapas Nusakambangan. Selanjutnya setelah ketiganya bebas, kembali melakukan persekongkolan jahat mencuri sepeda motor di wilayah Kebumen," jelas AKBP Rudy, Jumat (17/4).

Bahkan dari tangan tersangka, Polres Kebumen menyita barang bukti kunci leter T untuk alat kejahatannya.

"Mereka modusnya mengincar kendaraan sepeda motor yang sedang diparkir. Targetnya, satu tersangka harus bisa membawa pulang satu unit kendaraan curian," kata AKBP Rudy.

Saat mencuri di daerah Prembun, salah satu pelaku yakni DI terpergok oleh warga. Ia gagal melarikan diri.

2 dari 2 Halaman

Dari hasil penyelidikan, kurang dari 24 jam peristiwa pencurian itu, dua tersangka lainnya bisa ditangkap Polres Kebumen di daerah Purwokerto pada hari yang sama.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4e KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh, tersangka AM pernah melakukan serangkaian pencurian handphone, sepeda motor, laptop di daerah Petanahan Kebumen serta diputus 5 tahun 4 bulan penjara. Tersangka AM bebas melalui kebijakan asimilasi pada hari Rabu tanggal 1 April kemarin.

Selanjutnya tersangka DI pernah melakukan pencurian burung di Kecamatan Alian pada tahun 2019 selanjutnya diputus 22 bulan penjara. Tersangka DI bebas melalui kebijakan asimilasi pada Kamis tanggal 2 April kemarin.

Terakhir tersangka JO dijerat hukuman 2,5 tahun penjaran karena mencuri handphone pada 2018 di daerah Purwokerto. Namun baru saja jalani masa hukuman 1,5 tahun, dirinya bebas bersyarat pada Kamis 26 Maret kemarin.

BERI KOMENTAR