HOME » BERITA » NASIB OKNUM POLISI DI MEDAN YANG NYARIS DIAMUK WARGA KARENA PERAS PENGEMUDI

Nasib Oknum Polisi di Medan yang Nyaris Diamuk Warga karena Peras Pengemudi

Begini nasib oknum polisi viral yang nyaris dikeroyok warga usai peras pengemudi

Sabtu, 13 November 2021 15:15 Editor : Ahmad Muzaki
Nasib Oknum Polisi di Medan yang Nyaris Diamuk Warga karena Peras Pengemudi
Polisi di Medan Nyaris Dihajar Massa. Instagram/@medantau.id ©2021 Merdeka.com

OTOSIA.COM - Seorang oknum polisi nyaris dihajar warga usai kepergok memepet dan menilang pengendara motor wanita. Peristiwa ini sendiri terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara pada Kamis (11/11/2021) lalu.

Dari video yang viral di media sosial, oknum polisi itu ramai dikerubungi warga. Mereka datang setelah tahu bahwa oknum polisi meminta uang ke pengendara.

Warga langsung menginterogasi oknum polisi itu di lokasi dan memintanya untuk menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA). Karena saking panik dan takutnya, oknum polisi itu tak bisa menunjukkan KTA-nya hingga sempat dikira warga sebagai polisi gadungan.

Warga kemudian membawa oknum polisi itu ke Polrestabes Medan. Ternyata, oknum polisi viral itu berinisial Bripka PS, yang sebelumnya bertugas di Polsek Deli Tua. Kabarnya, saat ini Polda Sumut tengah menindaklanjuti kasus video viral tersebut dan oknum polisi Bripka PS terancam dipidana.

1 dari 4 Halaman

Terancam Dipidana

Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjutak membenarkan bahwa oknum polisi yang viral tersebut merupakan salah satu anggota Polsek Deli Tua, berinisial Bripka PS.

Panca mengatakan, saat ini yang bersangkutan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut dan terancam dipidana. Hal ini karena aksi yang dilakukan Bripka PS disebut melanggar kode etik polri.

2 dari 4 Halaman

"Proses hukumnya juga tidak hanya disiplin, tetapi kode etik, termasuk pidana. Saya minta itu prosesnya segera dituntaskan," katanya pada Jumat (12/11), dilansir dari Antara.

Saat ini, Bripka PS sudah ditahan di dalam sel khusus di Mapolrestabes Medan.

"Saya datang ini dan melihat dia sudah ditempatkan di dalam sel, tempat khusus," ujar Panca.

3 dari 4 Halaman

Kapolda Minta Masyarakat Lapor

Panca juga menyampaikan permohonan maaf atas tindakan Bripka PS yang merugikan dan meresahkan masyarakat. Ia meminta masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan oknum polisi yang melakukan pemerasan ataupun perilaku buruk lainnya.


"Saya mohon maaf kepada masyarakat. Kalau masih ada anggota polri yang melakukan pelanggaran seperti ini, tidak usah ragu, percayakan dan sampaikan kepada saya," ujarnya.

4 dari 4 Halaman

Ia menegaskan akan memberikan tindakan dan sanksi tegas kepada oknum-oknum polisi yang melakukan pelanggaran, terlebih yang merugikan masyarakat dan mencoreng institusi kepolisian.

"Tolong bantu lakukan pengawasan. Masyarakat makin baik dan pintar. Kalau anggota yang salah, tidak boleh setengah hati, kami akan tindak tegas," ujarnya.

Penulis: Fatimah Rahmawati

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR