HOME » BERITA » NASIB TRAGIS PABRIKAN INDIA DI INDONESIA

Nasib Tragis Pabrikan India di Indonesia

Rabu, 16 Mei 2018 13:00

Nasib Tragis Pabrikan India di Indonesia
Foto: Perakitan motor TVS/ Thehindu.com
Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Pabrikan asal Jepang terus membanjiri Indonesia dengab berbagai produknya, termasuk sepeda motor. Setidaknya ada empat raksasa yang hadir di tanah air, yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki.

Rupanya, mereka sama sekali tak terusik dengan kehadiran pabrikan asal India, TVS. Pasalnya, angka distribusi produk negeri Bollywood itu tak terlalu besar, bahkan terkesan tragis.

Jangankan untuk masuk ke deretan sepuluh motor terlaris di Indonesia, raihan TVS saja tak mencapai 100 unit per bulan. Tragisnya, selama April 2018 kemarin, dalam data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), pabrikan asal India itu hanya mencatat distribusi sebanyak empat unit.

TVS Apache RTR160

Bahkan, sejak awal tahun, angka distribusi TVS tak sekalipun menyentuh 50 unit. Pada Januari 2018, tercatat 39 unit produk PT TVS Motor Company Indonesia yang disalurkan ke berbagai dealernya di tanah air.

Padahal, raihan tersebut sempat meningkat menjadi 41 unit pada Februari 2018 sebelum akhirnya kembali turun menjadi 12 unit selam Maret 2018 lalu.

Meski demikian, TVS cukup berprestasi di pasar ekspor walau tak masuk deretan sepuluh besar. Setidaknya, 2.004 unit dikirimkan produknya dikirimkan ke berbagai negara selama April kemarin.

TVS RockZ

Angka tersebut sebenarnya menunjukkan penurunan dari bulan sebelumnya, Maret 2018 yang mencapai 5.048 unit. Capaian itu merupakan yang tertinggi selama kwartal pertama tahun 2018.

Berbagai angka di atas merupakan akumulasi dari 9 model yang dijual di tanah air dan 10 model yang diekspor. Bisa dibilang, nasib TVS Indonesia masih cukup aman jika melihat data ekspornya.

Ataukah pabrikan berlogo kuda ini akan menyusul Bajaj yang telah tumbang terlebih dahulu?

 (kpl/crn)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2018-5-16
detail

BERITA POPULER