HOME » BERITA » NEKAT TETAP MUDIK, PATUHI PEDOMAN DAN PERHATIKAN HAL INI

Nekat Tetap Mudik, Patuhi Pedoman dan Perhatikan Hal ini

Masyarakat yang tetap nekad mudik dengan kendaraan pribadi wajib memperhatikan pedoman pemerintah soal pencegahan COVID-19

Selasa, 05 Mei 2020 13:15 Editor : Nazarudin Ray
Nekat Tetap Mudik, Patuhi Pedoman dan Perhatikan Hal ini
Ilustrasi mudik keluarga kecil (which.co.uk)

OTOSIA.COM - Salah satu tradisi yang sudah melekat pada masyarakat Indonesia pada saat liburan Idul Fitri adalah tradisi mudik atau pulang kampung. Setelah selama setahun sibuk dengan berbagai macam pekerjaan, rasanya memang cukup melegakan bila ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara maupun kerabat di kampung halaman.

Tetapi apa daya, pemerintah telah melarang mudik untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19). Beberapa pos pemeriksaan pun didirikan di jalur-jalur yang dilalui pemudik untuk mencegah mereka berlebaran di kampung halaman.

Namun beberapa pemudik tidak kehilangan akal. Beberapa di antaranya bahkan dikabarkan lolos dari pemeriksaan. Banyak pemudik yang memanfaatkan keterbatasan personil yang bertugas dan mencari jalur alternatif atau jalan tikus.

1 dari 3 Halaman

Sebenarnya aturan mudik tahun 2020 sudah diberikan pemerintah melalui pedoman dan Petunjuk Teknis Pengendalian Mudik 2020 . Pedoman tersebut sudah tercantum dalam bagian Lampiran Peraturan Menteri Perhubungan RI No. PM 18 Tahun 2020 Tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19.

Salah satu petunjuk tersebut adalah mengatur tentang moda kendaraan perseorangan atau pribadi. Misalnya setiap pemilik kendaraan pribadi wajib membersihkan kendaraannya menggunakan disinfektan meliputi seluruh bagian luar dan dalam. Hal ini juga termasuk menyediakan hand sanitizer dan tisu di dalam kendaraan.

Di sisi lain, penumpang diwajibkan mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh sebelum melakukan perjalanan.

2 dari 3 Halaman

Aturan lainnya adalah kapasitas penumpang. Untuk mobil minibus seperti Xenia atau Xpander diwajibkan hanya diisi 3 penumpang, sedan hanya diperbolehkan dua orang. Aturan lain yang harus dipatuhi pemudik wajib mengisolasi mandiri selama 14 hari di kampung halaman dan 14 hari setelah kembali ke Jakarta atau kota lain.

Nah, bagi pemudik yang tetap nekad, tetap harus wajib memperhatikan aturan dan pedoman di atas. Bagaimana pun kesehatan dan keselamatan Anda, keluarga dan sanak saudara jauh lebih penting.

Seandainya pemudik merupakan keluarga kecil, dan tetap memutuskan berangkat dengan sebelumnya telah mengikuti pedoman pemerintah, katakanlah hanya memiliki seorang anak dengan mengendarai minibus, maka perlu memperhatikan beberapa hal, terutama buah hati:

3 dari 3 Halaman

Bawalah kursi mobil khusus anak

Kursi dengan tempat duduk yang empuk serta penyangga kepala anak, berguna untuk keamanan dari benturan misalnya terjadi pengereman mendadak.

Bawalah mainan, musik, dan buku bacaan yang disukai anak

Untuk mengurangi rasa bosan ketika sedang bepergian jauh, bawalah mainan yang aman untuk anak Anda. Musik dan buku bacaan pun dapat menghibur dan membantu mereka untuk menikmati perjalanan jauh.

Bawalah perlengkapan si kecil

Perlengkapan seperti handuk kecil, tisu, baby wipes, kantong plastik, mantel, selimut dan bantal diperlukan untuk mengatasi gangguan perjalanan. Siapkan juga minyak kayu putih/balsam untuk mengurangi masuk angin karena mabuk perjalanan.

BERI KOMENTAR