HOME » BERITA » NEKAT BAWA PEMUDIK, POLISI AKAN PANGGIL PEMILIK TRAVEL DAN TAHAN KENDARAAN

Nekat Bawa Pemudik, Polisi akan Panggil Pemilik Travel dan Tahan Kendaraan

Polisi berhasil amankan 15 mobil travel gelap yang bawa pemudik di pos penyekatan di Cikarang Barat

Minggu, 03 Mei 2020 16:15 Editor : Ahmad Muzaki
Nekat Bawa Pemudik, Polisi akan Panggil Pemilik Travel dan Tahan Kendaraan
Kombes Pol Sambodo. Humas Mabes Polri ©2020 Merdeka.com

OTOSIA.COM - Beberapa waktu lalu polisi telah tangkap 15 travel gelap yang nakal bawa pemudik. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya pun akan segera panggil pemilik travel tersebut.

"Nanti kita akan panggil (pemilik travel), sementara kendaraan kita tahan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Minggu (3/5).

Lebih lanjut, melansir Merdeka.com, dalam pemanggilan itu, Sambodo tak menjelaskan kapan akan dipanggil. Namun, ia menegaskan kalau para pemilik bukan hanya melanggar aturan pemerintah terkait larangan mudik di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19.

"Mereka tidak hanya melanggar larangan mudik tetapi juga ada pelanggaran UU Lalu Lintasnya yaitu pasal 308 UU Lalu Lintas nomor 22 tahun 2009 ya dengan denda maksimal Rp 500 ribu," katanya.

Berikut bunyi pasal tersebut:

- Tanpa izin dalam trayek Tidak memiliki izin menyelenggarakan angkutan orang dalam trayek Pasal 308 hrf (a) jo psl 173 ayat(1) hrf (a) 500.000

- Tanpa Izin tidak dalam Trayek Tidak memiliki izin menyelenggarakan angkutan orang tidak dalam trayek Psl 308 hrf (b) jo psl 173 ayat (1) hrf (b). 500.000

- Izin Trayek Menyimpang Menyimpang dari izin yang ditentukan sebagaimana dimaksud dalam pasal 173. Pasal 308 hrf (c) jo pasal 173 500.000.

1 dari 2 Halaman

Sebelumnya, polisi berhasil amankan 15 mobil travel gelap di pos penyekatan di Cikarang Barat pada Jumat (1/5) dari pukul 21.00-24.00 WIB.

"Dalam waktu 3 jam saja kita amankan 15 travel gelap, travel liar yang mengangkut kurang lebih 113 penumpang keseluruhannya untuk tujuan ke Jabar, Jatim dan Jateng," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Jakarta, Sabtu (2/5).

Lebih lanjut, Sambodo menuturkan jika tarif travel gelap tersebut mulai dari Rp300 ribu perorang hingga Rp500 ribu.

"Mereka tiap penumpang itu ditarik antara Rp300 ribu sampe Rp500 ribu," sebutnya.

2 dari 2 Halaman

Travel gelap tersebut promosikan jasanya melalui media sosial, seperti Facebook dan WhatsApp. Sebelumnya modus seperti ini sudah dilakukan oleh mobil travel yang diminta putar balik di Pos PAM penyekatan di Kedung Waringin, perbatasan Kabupaten Bekasi dan Karawang.

"Ini sama modusnya dengan yang kita tangkap kemaren bahwa mereka mengiklankan itu melalui media sosial ada yang melalui FB dan yang melalui WA. Kemudian sehingga kita ketahui, kita selidiki dan akhirnya kita bisa amankan di pos penyekatan di Cikarang Barat tadi malam," ujarnya.

BERI KOMENTAR