HOME » BERITA » NEKAT BIKIN RAMBU LALU LINTAS SENDIRI, PEMUDA INI AKHIRNYA BERURUSAN DENGAN POLISI

Nekat Bikin Rambu Lalu Lintas Sendiri, Pemuda Ini Akhirnya Berurusan dengan Polisi

Senin, 11 Desember 2017 16:45 Editor : Rohimat Nurbaya
Seorang pemuda mengecat rambu lalu lintas (Instagram/@atcs.kotabandung)

OTOSIA.COM - Rambu lalu lintas dibuat untuk pentunjuk para pengguna jalan raya. Pembuatan rambu lalu lintas tak bisa sembarangan, karena dibuat agar lalu lintas tertib dan teratur. Pembuatannya pun harus sesuai undang-undang yang berlaku.

Tetapi dalam sebuah video yang beredar di media sosial, ada seorang pemuda yang nekat membuat rambu lalu lintas sendiri. Dalam video itu, pemuda tersebut nekat mengecat arah panah penunjuk jalan di sebuah perempatan jalan protokol di kota Lianyungang, China.

Tentunya hal tersebut tidak boleh dilakukan dan melanggar hukum. Kelakuan pemuda itu, terekam jelas oleh CCTV yang berada di perempatan tersebut. Akibat kelakuanya, pemuda itu akhirnya digiring oleh petugas pengawas.

Alasan pemuda tersebut mengecat sendiri rambu lalu lintas, untuk memudahkan perjalanannya ke tempat kerjanya. Kelakuannya tersebut harus diganjar dengan denda dan hukuman yang setimpal.

Lihat videonya di bawah ini:

Bukan untuk ditiru ya wargi Bandung. SABAR! 😂 #Repost @indozone.id (@get_repost) ・・・ Seorang pria di sebuah kota di China ditangkap dan didenda setelah terekam kamera pengawas sedang mengecat rambu-rambu lalu lintas untuk memudahkan perjalanannya ke tempat kerjanya. Dilansir laman Detikcom dari Modern Express, dalam rekaman kamera pengawas, pria berusia 28 tahun itu sedang mengubah arah panah penunjuk jalan di sebuah perempatan jalan protokol di kota Lianyungang, Provinsi Jiangsu, China, dengan menggunakan cat tembok. Pria bernama Cai itu mengaku melakukannya karena merasa frustasi dengan antrian panjang setiap melalui perempatan jalan protokol itu saat menuju tempat kerjanya. "Saya melihat jalur yang lurus selalu penuh dengan mobil, sementara jalur belok kiri sepi," katanya kepada polisi. ⠀ "Nah, saya pikir, dengan mengubah rambu jalan itu akan memudahkan perjalanan saya." Dalam aksinya, Cai menggunakan kuas dan cat tembok warna putih dan kuas. Di dalam video, Cai terlihat tenang saat mengubah penunjuk arah itu, walaupun arus lalu lintas mulai terlihat ramai. Atas perbuatannya, polisi kemudian mendendanya sekitar 1000 Yuan atau sekitar dua juta Rupiah. Polisi lalu lintas mengatakan kepada Modern Express bahwa tindakan Cai "sangat berbahaya" dan dapat mengakibatkan tabrakan. Kepolisian kota itu kemudian mengerahkan para pekerja untuk mengecat ulang rambu penunjuk jalan seperti sediakala. Namun, ini bukan kasus pertama di China yang melibatkan warganya yang ahli melukis untuk mengubah rambu penunjuk jalan untuk kepentingan mereka sendiri. Bulan Mei lalu, seorang sopir di kota Zhejiang didenda setelah dia membuat rambu tempat parkir khusus mobilnya di sebuah ruas jalan dengan menggunakan kapur tulis. Aksinya ini terekam kamera pengawas dan kemudian polisi menangkapnya serta mendendanya. (Source: Detikcom) ⠀ Follow, like, komentar dan tag temanmu untuk ikut bersama kita guys! #kamuharustau #indozone ➖➖➖ #indonesia #jakarta #medan #surabaya #bandung #jogja #makassar #bali #aceh #papua #kalimantan #sulawesi #video #indovidgram #love #instagood #photooftheday #tbt #cute #instadaily #followme #happy #follow #selfie #picoftheday #rambu #lalulintas

A post shared by ATCS Dishub Kota Bandung (@atcs.kotabandung) on

 

 (kpl/mat)

BERI KOMENTAR