HOME » BERITA » NGAKU ANGGOTA KOSTRAD TNI, SEORANG PRIA ANCAM BUNUH PEMOTOR YANG SEREMPET MOBILNYA

Ngaku Anggota Kostrad TNI, Seorang Pria Ancam Bunuh Pemotor yang Serempet Mobilnya

Aksi arogan pengenda mobil yang mengaku anggota Kostrad TNI kepada pemotor

Minggu, 13 Desember 2020 08:15 Editor : Ahmad Muzaki
Ngaku Anggota Kostrad TNI, Seorang Pria Ancam Bunuh Pemotor yang Serempet Mobilnya
Pria Anggota Kostrad TNI Keluarkan Pisau Ancam Bunuh Pemotor. Instagram/@cetul22 ©2020 Merdeka.com

OTOSIA.COM - Ketika berkendara di jalan raya, ada berbagai macam risiko yang bisa menimpa pengendara. Tidak hanya kecelakaan, tetapi juga kekerasan hingga berbuntut pada ancaman pembunuhan.

Seperti yang terjadi pada dua orang pengendara berikut ini. Dalam sebuah video viral, tampak seorang pengemudi mobil dan motor saling adu mulut usai keduanya berserempetan saat berkendara.

Pengendara mobil tersebut mengaku sebagai salah satu anggota Kostrad TNI daerah setempat sembari menodongkan sebilah pisau kepada sang pengendara motor. Lantas, seperti apa peristiwa yang menarik perhatian publik tersebut? Berikut ulasan selengkapnya.

1 dari 5 Halaman

Minta Pertanggungjawaban

Instagram/@cetul22 2020 Merdeka.com

Sebuah video yang kini beredar di media sosial memperlihatkan peristiwa adu mulut dari dua pria saat berkendara di jalan raya. Video tersebut diawali dengan pengendara mobil yang meminta pertanggungjawaban dari seorang pengendara sepeda motor. Rupanya, sang pengendara sepeda motor tersebut diketahui telah menabraknya hingga membuat sejumlah kerusakan di bagian belakang mobil.

"Tanggung jawab enggak?" ujarnya seraya mengancam membunuh si pemotor.

"Saya enggak mau tahu. Mana kunci motor mu?" katanya.

"Yaudah masukin bengkel aja," kata pemotor.

2 dari 5 Halaman

Debat & Diancam Dibunuh dengan Pisau

Instagram/@cetul22 2020 Merdeka.com

Sesaat kemudian, keduanya pun lantas hendak berkendara menuju ke salah satu tempat servis mobil. Si pemobil siap berangkat dan sudah berada di dalam mobil. Sementara si pemotor menaiki sepeda motornya.

Namun, keduanya kembali berdebat. Si pemobil tampak meminta sesuatu buat jaminan agar si pemotor tak kabur. Namun si pemotor tak bersedia. Dia mengaku takkan kabur. Dia juga takut jaminan yang diserahkannya dibawa kabur oleh si pemobil.

Si pemobil naik pitam hingga mengeluarkan pisau dan mengancam membunuh si pemotor.

"Kalau kabur?" kata pemobil.

"Tak mungkin, kan saya ikuti di belakang," kata pemotor yang kemudian kembali cek cok dengan pemobil hingga berujung diancam.

3 dari 5 Halaman

Pemobil Mengaku Anggota Kostrad & Keluarkan Pisau

Keduanya kemudian tiba di sebuah tempat. Si pemotor tampak berbincang dengan seseorang di pinggir jalan. Si pemobil sambil mengeluarkan pisau menuding pemotor hendak kabur.

"Kamu yang nyerempet kok kamu yang mau kabur?," kata pemobil sembari menodongkan pisau ke pemotor dan berkata kasar.

"Nanya bengkel," kata pemotor.

"Dia nanya bengkel pak," kata pria yang ditanyai pemotor.

Si pengendara mobil berbadan kekar tersebut lantas mengaku sebagai anggota Kostrad TNI. Dia lantas mengancam membawa pemotor tersebut ke Kostrad tempatnya berdinas.

"Kamu tahu, saya kantor ada di Kostrad situ dekat saya," ujarnya.

4 dari 5 Halaman

Tuai Kecaman dari Warganet

Instagram/@cetul22 2020 Merdeka.com

Meski sebagai pihak yang merasa dirugikan, namun tindakan sang pengemudi mobil yang mengancam pengendara motor tersebut menuai kecaman dari warganet. Banyak yang merasa, sang pengemudi mobil tersebut bereaksi secara berlebihan dengan memberikan ancaman menggunakan pisau.

"Arogan amat," tulis akun @strrnger._

"Arogan sekali kayak enggak bisa ngomong baik-baik saja, mesti ancam pakai pisau," kata akun @bayuop89.

"Ngeri amat itu senjata tajamnya," tulis @rapino74.

5 dari 5 Halaman

Semua Pihak Disalahkan

Instagram/@cetul22 2020 Merdeka.com

Meski begitu, netizen menganggap bahwa kedua belah pihak, yakni pengendara motor dan pengemudi mobil sama-sama bersalah.

"Semuanya salah. Kadang maaf yang motor juga sering selap-selip maksain akhirnya nyerempet. Baret deh," tulis akun @sunarto_noto_prawiro.

"Videonya telah dipotong-potong. Yang nabrak sudah pasti salah dan videonya seakan-akan hanya tentang arogansi korban yang ditabrak," kata akun @thedukerz.

"Kelakuan mocil memang enggak ada bedanya dengan penunggang harley. Itulah manusianya harus berakhlak," kata @sindian2020.

"Motor juga sama, ngeles-ngeles kurang ajar, pakai alasan ngikutin dari belakang mobil lah ntar juga kabur. Berasa pakai motor jadi kalo nyenggol mobil orang seenaknya saja[...]," tulis @vinzenza_tobias.

Penulis: Mutia Anggraini

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR