HOME » BERITA » NGAKU ANGKUT BARANG, 3 ORANG SEMBUNYI DI BALIK TERPAL DALAM MOBIL LEBARAN HARI KE-2

Ngaku Angkut Barang, 3 Orang Sembunyi di Balik Terpal dalam Mobil Lebaran Hari Ke-2

Larangan mudik Lebaran 2020 dan PSBB di Malang Raya masih berlangsung. Petugas masih menemukan pemudik yang nekat dengan cara bersembunyi di balik terpal.

Selasa, 26 Mei 2020 08:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ngaku Angkut Barang, 3 Orang Sembunyi di Balik Terpal dalam Mobil Lebaran Hari Ke-2
Pemeriksa kendaraan selama PSBB Malang Raya (Ist)

OTOSIA.COM - Dinas Perhubungan Kota Malang menggagalkan kendaraan yang mencoba mudik ke Kota Malang pada Lebaran hari ke-2, Senin (25/5/2020). Mobil yang diketahui berasal dari Sidoarjo itu tertangkap di pospam Adiputro, Kota Malang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Handi Priyanto menjelaskan bahwa mobil tersebut bermodus mengangkut barang. Tapi saat diperiksa, ditemukan 3 orang yang bersembunyi di balik terpal penutup barang.

"Ada tiga orang yang disembunyikan di belakang dengan ditutupi terpal," terang Handi, Senin (25/5/2020).

Saat diperiksa, pengendara mobil tersebut juga tidak memiliki surat keterangan jalan. Sehingga petugas menyuruh pengemudi kembali ke tempat asalnya.

"Setelah kita BAP, cek sesuai protokol COVID-19, langsung kita suruh putar balik. Tanpa ada surat keterangan jalan, lebih-lebih sudah ada indikasi dan modus masuk kota Malang dengan sembunyi-sembunyi," jelas Handi.

1 dari 2 Halaman

Ngaku Angkut Barang, 3 Orang Sembunyi di Balik Terpal dalam Mobil Lebaran Hari Ke-2

Puluhan Ribu Kendaraan Diperiksa

Seperti diketahui, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya hingga kini masih berlaku hingga 30 Mei 2020. Sampai 25 Mei 2020 siang, tercatat ada ribuan kendaraan yang sudah diputarbalikkan petugas di wilayah Malang Raya.

Handi merinci, ada 57.904 unit sepeda motor yang diperiksa dan 2.886 yang sudah diputarbalikkan. Sedangkan mobil ada sebanyak 33.521 diperiksa dan 1.549 mobil diputarbalikkan.

"Ada pun untuk blanko teguran PSBB telah kita keluarkan sebanyak 1.611 blanko teguran," ungkap Handi.

2 dari 2 Halaman

Petugas memberikan blanko teguran kepada pengguna kendaraan yang tidak mengenakan masker, suhu tubuh pengendara di atas normal, transportasi umum berbasis aplikasi yang mengangkut orang, penumpang mobil yang tidka memperhatikan posisi physical distancing atau mengangkut penumpang lebih dari 50 persen dari kapasitas, dan melebihi batas waktu operasional mulai 04.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB.

"Tidak membawa identitas diri dan juga memfungsikan angkutan tidak semestinya seperti kejadian tadi pagi (Minggu, red) juga kita beri blanko teguran," tandasnya.

BERI KOMENTAR