HOME » BERITA » NGK BUKA WAWASAN KOMUNITAS KIJANG SOAL BUSI

NGK Buka Wawasan Komunitas Kijang Soal Busi

Senin, 18 September 2017 19:15

NGK Buka Wawasan Komunitas Kijang Soal Busi
Foto: NGK Indonesia
Editor : Ahmad Khoirudin | Reporter : Nazar Ray

Otosia.com - Kopi darat alias kopdar komunitas otomotif selain digunakan sebagai media untuk bersilaturahmi, kerap juga dimanfaatkan untuk bertukar informasi seputar suku cadang dan aksesoris. Namun dalam obrolan seputar parts maupun produk after market pengetahuan mereka kerap terbatas lantaran mereka sulit berbicara langsung dengan produsen pembuatnya.

Untuk menambah pengetahuan komunitas otomotif tentang suku cadang terutama busi, PT NGK Busi Indonesia berinisiatif mengundang Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) dan Kijang Kapsul Club Indonesia (KKCI) ke kantor NGK di Kawasan Ciracas, Jakarta Timur, untuk mempelajari busi secara teknis.

Kedatangan komunitas tersebut turut ditemani langsung Hisato Kato President Director PT NGK Busi Indonesia dan Shiro Ito, Technical Support dari NGK Jepang.

Acara kali ini berbeda dengan kunjungan pabrik yang sudah biasa diadakan di PT NGK Busi Indonesia. Para komunitas diminta untuk mempelajari busi secara lebih dalam lagi. Diko Oktaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia membagi pengetahuannya mengenai cara membaca kondisi busi dan apa yang harus dilakukan oleh pemiliknya.

Antusiasme para komunitas sangat terlihat saat sesi teori. Banyak pertanyaan yang diajukan ke tim NGK terkait pemakaian dan modifikasi busi. Beberapa pertanyaan dijawab langsung oleh Shiro Ito, Technical Support NGK Japan. Menariknya lagi, pada saat sesi praktik sebagian besar dari mobil para pecinta Toyota Kijang ini diganti dengan busi NGK tipe precious metal.

Sebelum busi tersebut diganti, para peserta diperlihatkan kondisi busi bekas yang sedang terpakai dan dijelaskan kondisinya. Dari tanda-tanda noda pada insulator, warna elektroda yang menghitam maupun kondisi guratan-guratan carbon yang mengendap, dan ini menjadi tanda bahwa ternyata ada komponen mesin lain yang mengalami kerusakan.

Pada saat praktik bukan hanya mempelajari cara membaca kondisi busi. Selain itu tim NGK memberikan pengetahuan tata cara membuka dan memasang busi yang benar. Hal ini memang terlihat sepele, namun jika diabaikan maka bisa jadi PR tambahan bagi pemiliknya.

Misalnya jika melepas busi yang terpasang dengan cara yang tidak benar, maka insulator dapat patah dan patahannya tertinggal di dalam, ataupun jika pemasangannya tidak benar sehingga busi terpasang miring atau kurang kencang maka bisa mengakibatkan pengapian tidak maksimal, atau bahkan mobil tidak dapat dihidupkan.

(kpl/nzr/rd)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-10-10
detail

BERITA POPULER