HOME » BERITA » NIAT TERABAS JALUR OFFROAD DENGAN MOTOR TRAIL, BEGINI TRIKNYA

Niat Terabas Jalur Offroad dengan Motor Trail, Begini Triknya

Berbeda dengan motor biasa, mengendarai motor jenis trail butuh trik khusus, terutama saat menerabas jalur offroad maupun di jalan biasa.

Senin, 05 Oktober 2020 11:15 Editor : Nazarudin Ray
Niat Terabas Jalur Offroad dengan Motor Trail, Begini Triknya
Mengendarai motor trail butuh trik khusus (Yamaha)

OTOSIA.COM - Dalam beberapa tahun terakhir pengemar motor trail dan adventure terus tumbuh. Hal ini ditandai dengan munculnya komunitas-komunitas penyuka trail dan petualangan.

Berbeda dengan motor biasa, mengendarai trail butuh teknik tersendiri, apalagi jika digunakan pada jalur offroad.

Sebagai salah satu pabrikan yang menelurkan trail WR 155R, Yamaha Riding Academy punya panduan teknik riding yang tepat, baik saat riding di jalur on road maupun ketika fun adventure di jalur terabas.

"Tips ini akan membantu Anda untuk lebih mudah memahami cara riding yang tepat, serta merasakan pengalaman berkendara yang berbeda dan lebih percaya diri," buka Antonius Widiantoro, Manager Public Relations PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

1 dari 3 Halaman

Tips dimulai ketika akan mulai naik motor trail. Posisi pengendara harus di sebelah kiri motor karena lebih memudahkan, lalu melepaskan standar samping.

Sementara posisikan handle atau stang dibelokkan ke kanan dan disarankan menarik tuas rem depan agar motor tidak bergerak.

Begitu juga saat berhenti. Pastikan berada di tanah rata atau gundukan supaya menjaga keseimbangan motor.

Posisi motor pada gear 1 dan lever kopling ditarik agar mesin motor tidak mati sehingga memudahkan untuk menjalankan motor kembali. Gunakan kaki kiri untuk menapak ke jalan saat akan berhenti dan motor jalan kembali.

 

2 dari 3 Halaman

Selanjutnya saat akan turun dari sepeda motor, pergunakanlah gigi 1, terutama di jalan tidak rata agar motor tidak bergerak. Dan untuk jalan rata netralkan gear.

Saat matikan mesin motor, stang dibelokkan ke kanan dan disarankan menarik tuas rem depan agar motor tidak bergerak. Jangan lupa untuk turun ke sebelah kiri motor.

Sedangkan ketika berbelok, arahkan pandangan ke tujuan berikutnya supaya fokus pada jalur yang dituju dan mengetahui kondisi di jalur tersebut. Atur power motor dengan pengoperasian gas yang halus agar ban tidak selip.

Di sini posisi badan melawan kemiringan motor (lean out) dan duduk agak maju agar mudah memegang handle. Kemudian posisi kaki mendekap tangki motor (bagian luar tikungan) dan bagian kaki lainnya (bagian dalam tikungan) diluruskan agar keseimbangan motor tetap terjaga.

 

3 dari 3 Halaman

Jika belum mengenal jalur dengan baik, gunakan kecepatan rendah atau yang aman agar tetap safety.

Jika mengalami situasi jatuh, pengendara dapat melepaskan motor jika akan jatuh. Sebaiknya menunggu teman atau orang lain yang dapat membantu mendirikan kembali motor. Jangan lupa lakukan pengecekan kembali kondisi motor sebelum melanjutkan berkendara.

Tidak disarankan melakukan aktivitas terabas sendirian untuk menghindari bahaya misalnya motor jatuh dan cedera.

"Tips ini membantu ketika akan berhenti serta turun dari motor dan berbelok. Jika dapat menerapkan dengan benar maka selanjutnya akan lebih piawai lagi untuk enjoy riding motor ini di segala medan," ujar Anton.

 

BERI KOMENTAR