HOME » BERITA » NINJA 150RR MASUK NEGERI SAKURA RP 70 JUTA, KAWASAKI JEPANG KOMPLAIN

Ninja 150RR Masuk Negeri Sakura Rp 70 Juta, Kawasaki Jepang Komplain

Kawasaki Indonesia merasa tidak mengekspor Ninja 150RR ke Jepang. Namun faktanya Ninja 150 buatan Indonesia beredar Negeri Sakura.

Rabu, 08 Juli 2020 14:15 Editor : Nazarudin Ray
Ninja 150RR Masuk Negeri Sakura Rp 70 Juta, Kawasaki Jepang Komplain
Kawasaki Ninja 150RR produksi terakhir (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Motor legendaris Kawasaki Ninja 150RR telah mengkahiri produksi tahun 2015 silam. Namun siapa sangka motor yang sudah menjadi legenda ini muncul di Jepang.

Tunggangan 2-tak produksi Indonesia ini beredar di Jepang sejak beberapa tahun lalu. Padahal PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) tidak mengekspornya ke Negeri Sakura tersebut. Secara resmi KMI hanya mengekspor Ninja 250SL ke Jepang.

Tidak hanya Ninja 150RR, tetapi juga Ninja 150R. Keduanya pun menurut info di Jepang dijual masing-masing Rp 70 juta dan Rp 68 juta.

1 dari 3 Halaman

Kala ditanya soal masuknya duo produksi Indonesia ini di Jepang, Head of Marketing PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), Michael Tjandra Tanadi, menampik bahwa KMI mengekspornya.

"Enggak. Itu ekspor gelap. Itu juga kena komplain dari KHI (Kawasaki Heavy Industries). Itu orang dealer kita. Tapi bukan main dealer langsung yang mengekspornya, tapi biasanya sih ada yang pengepulnya," kata Michael.

Pihaknya disebut tidak tahu mengenai ekspor motor tersebut. Jalurnya sendiri dari dealer ke pihak Jepang.

 

2 dari 3 Halaman

"Bukan resmi transaksi dari KMI sama KHI Jepang, enggak. Jadi dari KMI ke dealer baru ke Jepang. Yang diambil Jepang itu Ninja RR-nya dan Ninja R-nya," ujarnya.

Yang menarik, bukan hanya Ninja 2-tak yang masuk Jepang. Kawasaki KLX 150 dan D-Tracker juga beredar di Negeri Matahari Terbit. Lucunya, KMI tidak melepasnya untuk pasar Jepang.

 

 

3 dari 3 Halaman

Dan lagi-lagi, pihak dealer secara diam-diam menjualnya ke Jepang. Sejauh ini KMI belum mengetahui dari dealer mana Jepang menerima KLX 150 dari Indonesia.

"Nah itu juga kena komplain juga dari KHI. Kan versi sana (Jepang) KLX yang ada 125cc, kalau kita kan 150. Nah (KLX 150) ada juga di sana, ada D-Tracker juga. Kan warna-warna KLX kita ada banyak, bervariasi," ungkapnya.

 

BERI KOMENTAR