HOME » BERITA » NISSAN BAKAL BERHENTI JUALAN MOBIL SEDAN, KENAPA?

Nissan Bakal Berhenti Jualan Mobil Sedan, Kenapa?

Penjualan mobil sedan Nissan di Jepang justru tak sebaik di pasar di luar Jepang. Hal ini membuat Nissan berencana berhenti menjual mobil sedan di Jepang.

Selasa, 15 Juni 2021 11:15 Editor : Dini Arining Tyas
Nissan Bakal Berhenti Jualan Mobil Sedan, Kenapa?
Nissan Skyline (Nissan)

OTOSIA.COM - Nissan berencana akan berhenti menjual mobil sedan. Rencana itu akan diterapkan untuk pasar domestik di Jepang.

Dilansir dari Zing, menurut laporan Nikkei, kabar tersebut disampaikan oleh Nissan pada akhir pekan lalu. Mereka berencana menghentika penjualan mobil sedan dalam waktu dekat.

Nissan sendiri memiliki empat model mobil sedan yang dijual di kampung halamannya. Mobil sedan yang paling populer adalah Nissan Skyline.

1 dari 2 Halaman

Sebagai gantinya, Nissan akan menjual kendaraan high-rise, termasuk SUV listrik terbarunya, yakni Nissan Ariya. Alasan yang disampaikan Nissan adalah lantaran penjualan sedan Nissan di pasar domestik yang lesu.

Perusaan riset pasar MarkLines, menyebut Nissan hanya menjual 5.800 unit sedan pada tahun 2020 di Jepang. Angka itu hanya 1% dari total penjualan mobil baru di sana.

 

2 dari 2 Halaman

Sementara di pasar luar Jepang, total penjualan sedan pada 2020 mencapai 950.000 unit. Sayangnya, Nissan menolak menanggapi akan informasi ini.

Sebelumnya, diketahui bahwa rencana ini adalah bagian dari rencana Nissan yang diumumkan pada Mei 2020. Tujuannya adalah untuk memangkas sekitar 1/5 dari jumlah produk sampai Maret 2024 untuk mengoptimalkan biaya operasional.

Pada saat yang sama, Nissan akan fokus pada penelitian dan pengembangan kendaraan listrik baru bersama dengan Renault dan Mitsubishi.

BERI KOMENTAR