HOME » BERITA » NISSAN INDONESIA: PENGGUNA MOBIL MURAH MALAS KE BENGKEL RESMI

Nissan Indonesia: Pengguna Mobil Murah Malas ke Bengkel Resmi

Ternyata pemilik mobil murah di Indonesia punya kebiasaan buruk, yaitu enggan servis ke bengkel resmi.

Rabu, 29 Mei 2019 16:15 Editor : Cornelius Candra
Nissan Indonesia: Pengguna Mobil Murah Malas ke Bengkel Resmi
Datsun GO+ (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Isao Sekiguchi, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia (NMI) menyampaikan ffakta yang mengejutkan. Ia menyatakan bahwa pengguna mobil murah atau mobil LCGC jarang melakukan servis ke bengkel resmi.

Menaungi merek Datsun yang masuk dalam segmen LCGC, Sekiguchi mengaku mobil yang masih dalam masa garansi sudah enggan melakukan servis di bengkel resmi.

"Kami melihat banyak pengguna LCGC hampir semua merek, banyak yang enggak ke bengkel resmi walaupun masih warranty. Mungkin di dealer non resmi. Saat mereka berkunjung ke dealer non resmi ada kemungkinan tidak menggunakan spare part genuine," katanya di Jakarta.

Penggunaan spare part di luar bengkel resmi dinilai rentan terjadi masalah. Karena itu Sekiguchi dalam Liputan6.com mengajak konsumen untuk datang ke bengkel resmi agar kendaraan tetap aman dan risiko terjadi kerusakaan akibat penggunaan spare part non genuine bisa dicegah.

1 dari 1 Halaman

Di Bawah 90%

Nissan Indonesia: Pengguna Mobil Murah Malas ke Bengkel ResmiDi Bawah 90%

Pada akhirnya masuk ke dealer resmi juga untuk ganti genuine. Jadi rekomendasi kami silakan datang ke bengkel resmi untuk cek kondisi mobil, terlebih saat hendak mudik, ujarnya.

Sekiguchi menjelaskan, 80 hingga 90 persen pembeli mobil baru biasanya akan kembali ke bengkel resmi untuk melakukan servis berkala.

Namun hal tersebut tak terjadi pada merek Datsun. Mobil dengan umur 1 tahun yang datang ke bengkel resmi di bawah 90 persen.

Mobil yang berumur lebih dari setahun dan melakukan servis ke bengkel resmi lebih menurun hingga di bawah 70 persen, tuturnya.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR