HOME » BERITA » NISSAN KEMBALI BERENCANA PHK RIBUAN KARYAWAN DAN TUTUP PABRIK

Nissan Kembali Berencana PHK Ribuan Karyawan dan Tutup Pabrik

Kondisi Nissan terus memburuk dan memaksa mereka merumahkan ribuan karyawan serta menutup 2 pabriknya.

Jum'at, 31 Januari 2020 13:15 Editor : Cornelius Candra
Nissan Kembali Berencana PHK Ribuan Karyawan dan Tutup Pabrik
Nissan (Otosia.com/ Cornelius Candra)

OTOSIA.COM - Skandal Carlos Ghosn nampaknya memberi dampak yang besar bagi Nissan. Penjualan mereka di pasar otomotif global anjlok dan jelas berpengaruh pada arus keuangan.

Mengutip dari Japan Times, bahkan Nissan berencana merumahkan atau melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja) pada 4.300 karyawannya. Tak hanya itu, 2 pabrik kabarnya juga akan ditutup.

1 dari 2 Halaman

Nissan Livina

Pada tahun 2019 lalu, kebijakan serupa sudah dilakukan termasuk di Indonesia. Setidaknya ada sekitar 12.500 karyawan yang dirumahkan. Pabrik mereka di Karawang, Jawa Barat pun tak lagi beroperasi.

Semua karyawan yang dirumahkan telah diberi kompensasi dari PT Nissan Motor Indonesia (NMI). Saat ini, produksi all-new Nissan Livina berbasis Mitsubishi Xpander ditangani oleh PT Mitsubishi Motors Krama yudha Sales Indonesia (MMKSI).

2 dari 2 Halaman

Pabrik Nissan

Selain itu, Nissan juga telah berencana untuk menyuntik mati beberapa mobilnya yang penjualannya mulai meredup. Kabarnya, dari 60 model, ada 10 model yang nasibnya akan berakhir di 2022 mendatang.

Bisa jadi ini adalah awal dari prediksi Carlos Ghosn yang diungkap oleh pengacaranya, Nobuo Gohara. Mantan bos Nissan itu menyebut bahwa perusahaan yang pernah dipimpinnya akan bangkrut pada 2-3 tahun lagi.

BERI KOMENTAR