HOME » BERITA » NISSAN NAVARA BLACK EDITION 2 HADIR DI THAILAND, BERIKUTNYA INDONESIA?

Nissan Navara Black Edition 2 Hadir di Thailand, Berikutnya Indonesia?

Selasa, 12 Maret 2019 18:45 Editor : Cornelius Candra
Nissan Navara Black Edition 2 (Autoindustriya.com)

OTOSIA.COM - Nissan Thailand baru saja merilis edisi khusus dari pick-up mereka yaitu Nissan Navara Black Edition 2. Sesuai dengan namanya, mobil double-cabin ini pun mendapatkan beberapa ubahan yang hadir dengan aksen warna hitam.

Dilansir dari Autoindustriya, perubahan paling jelas terlihat pada bagian luar yaitu grille depan yang kini hadir dengan warna gelap. Bagian lainnya seperti cover fog lamp, pelek, step bars, cover spion, handle pintu serta bemper belakang juga dicat senada.

Menariknya, terdapat pula beberapa aksen kontras berwarna oranye di bagian eksterior seperti yang terlihat di bagian bawah grille depan, cover spion dan step bars. Pada bagian bodi samping juga disematkan sebuah grafik dan tulisan 'Black Edition'.

Nissan Navara Black Edition 2 ini hadir dengan 4 pilihan warna yaitu, Red Burning Red, White Pearl, Twilight Grey, dan Black Star.

Sementara itu, pada bagian dalam Black Edition 2 ini tak jauh berbeda dengan versi standarnya. Perbedaan hanya terletak pada penggunaan jok kulit berwarna hitam yang dikombinasikan dengan bahan kulit jeruk berwarna oranye.

Terdapat juga sistem infotainment layar sentuh berukuran 8 inci yang mendukung penggunaan Apple CarPlay dan Android Auto. Tidak hanya itu saja, sistem infotainment tersebut juga memiliki fitur canggih lainnya seperti pengenalan suara, sistem navigasi dan kamera 360 derajat.

Black Edition 2 ini hanya tersedia pada model 4x2 yang menggunakan mesin turbo-diesel berkapasitas 2,5 liter dan menyemburkan tenaga hingga 161 Hp dan torsi 403 Nm. Mesin tersebut dikawinkan dengan 2 pilihan sistem transmisi yaitu manual enam percepatan dan otomatis tujuh percepatan.

Sayangnya, belum dapat dipastikan apakah Nissan Motor Indonesia berminat menghadirkan Navara Black Edition 2 ini untuk pasar Indonesia atau tidak.

Reporter : Muhammad Ikbal

 

(kpl/ikb/crn)

BERI KOMENTAR