HOME » BERITA » NISSAN PANGKAS PRODUKSI HINGGA 30 RIBU UNIT, APA PENYEBABNYA?

Nissan Pangkas Produksi Hingga 30 Ribu Unit, Apa Penyebabnya?

Rabu, 02 Januari 2019 18:45 Editor : Cornelius Candra
Pabrik perakitan Nissan (francescastephens.com)

OTOSIA.COM - Memasuki tahun baru 2019, Nissan harus mengubah rencana, yaitu menurunkan produksi mobil hingga 30 ribu unit di China. Hal ini harus dilakukan lantaran penjualan mobil di pasar otomotif terbesar di dunia tersebut tengah mengalami penurunan.

Dikutip oleh Liputan6.com dari Reuters, Rabu (2/1/2019), setelah Ford dan Hyundai, jenama asal Jepang ini menjadi pabrikan yang harus memotong produksinya di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Permintaan kendaraan yang semakin menurun ini, disebabkan oleh efek perang dagang dengan Amerika Serikat, dan sangat berpengaruh dengan kondisi pasar mobil di Cina dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya ini, penurunan produksi sebanyak 30 ribu unit ini selama periode Desember sampai Februari. Rencana tersebut, juga dapat berubah karena permintaan, masalah rantai pasokan, dan faktor lainnya.

Namun, dengan adanya pemotongan produksi ini, tidak diketahui secara pasti, berapa unit yang bakal diproduksi Nissan di Cina.

Sementara itu, melansir harian bisnis Nikkei Jepang, Nissan berencana untuk memotong produksi di tiga pabrik di China, termasuk di Dalian, di mana produksi SUV Qashqai dan Infiniti QX50 dilakukan. Pengurangan produksi juga bakal dilakukan di pabrik Zhengzhou sebagai tempat produksi XTrail dan model merek Venucia.

Sekadar informasi, dengan penjualan sebesar 1,5 juta unit tahun lalu, China menjadi pasar terbesar kedua Nissan secara global. Bahkan, Nissan berencana untuk meningkatkan penjualannya menjadi 2,6 juta unit pada 2022 dan menjadikan Tiongkok sebagai pasar terbesar mereka.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR