HOME » BERITA » PEDAGANG OGAH JUAL MOBIL CHINA BEKAS, BEGINI ALASANNYA

Pedagang Ogah Jual Mobil China Bekas, Begini Alasannya

Merek mobil China rupanya belum bisa diterima sepenuhnya di Tanah Air. Beberapa pengusaha mobil bekas juga masih enggan menjual model seken mobil China, meskipun Wuling dan DFSK sudah punya beberapa model di Indonesia.

Rabu, 03 April 2019 09:15 Editor : Dini Arining Tyas
DFSK Glory 560 (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Pabrikan otomotif China masih dianggap sebelah mata di Tanah Air. Tapi, kini di Indonesia sudah ada dua merek besar yang memasarkan produknya, Wuling dan DFSK.

Bermain di kelas MPV dan SUV, keduanya menawarkan produk dengan harga yang lebih ramah kantong. Khusus Wuling Confero S, harga yang ditawarkan mulai dari Rp 130 jutaan dan Cortez diangka Rp 197 jutaan. Sedangkan harga untuk DFSK Glory 580 yakni Rp 245 jutaan.

Meski demikian, pedagang mobil bekas nyatanya masih enggan menjual dua merek asal negeri Tirai Bambu tersebut.

"Saat ini memang ada Cortez. Tapi bukan saya yang beli. Hanya orang titip untuk jual. Kalau saya enggak berani ambil lalu dijual. Harga untuk Cortez ini Rp 210 juta, tipenya yang tengah," kata Handi pemilik showroom mobil bekas SNS Auto di Mega Glodok Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2019), seperti dikutip dari Liputan6.com.

Handi mengaku sudah satu bulan setengah mobil tersebut hadir dan belum juga terjual. "Kalau yang nanya ada beberapa, tapi belum ada yang mau beli," ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan pemilik showroom mobil bekas Langgeng Indah Makmur, Daniel Libianto. Ia mengaku saat ini pihaknya belum mengatahui secara pasti apakah konsumen memiliki minat untuk kendaraan asal Cina.

"Mobil Cina ada yang tawarin, tapi saat ini belum tahu pasarnya jadi belum berani ambil. Lihat dulu ke depannya bagaimana, kalau bagus saya berani ambil," pungkasnya.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR