HOME » BERITA » OJK RILIS CARA PENGAJUAN KERINGANAN CICILAN KREDIT BAGI TERDAMPAK CORONA COVID-19

OJK Rilis Cara Pengajuan Keringanan Cicilan Kredit Bagi Terdampak Corona Covid-19

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis tata cara pengajuan keringanan kredit bank dan pinjaman melalui leasing.

Kamis, 02 April 2020 11:15 Editor : Ahmad Muzaki
OJK Rilis Cara Pengajuan Keringanan Cicilan Kredit Bagi Terdampak Corona Covid-19
motor. ©2012 Merdeka.com

OTOSIA.COM - Di tengah pandemi Corona Covid-19 ini, pemerintah beri kebijakan keringanan pembiayaan cicilan kredit kepada masyarakat yang terdampak. Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis tata cara pengajuan keringanan kredit bank dan pinjaman melalui leasing.

Pemberian keringanan kredit ini untuk menjalankan perintah Presiden Joko Widodo dalam keterangan pers Selasa 24 Maret lalu yang meminta kepada OJK untuk memberikan kelonggaran atau relaksasi kredit bagi debitur yang terdampak corona covid-19.Keringanan tersebut berupa penundaan pembayaran cicilan sampai satu tahun dan juga penurunan bunga kredit.

Juru bicara OJK Sekar Putih Djarot mengatakan, debitur tidak perlu datang ke bank atau perusahaan pembiayaan untuk menanyakan hal tersebut. "Nasabah menunggu dan ikuti pengumuman yang akan disampaikan bank atau leasing melalui website dan atau call center resmi," kata Sekar dalam keterangannya.

1 dari 3 Halaman

Prioritas debitur yang mendapat keringanan adalah memenuhi persyaratan minimal sebagai berikut:

a. Debitur terkena dampak Corona Covid-19 dengan nilai kredit atau leasing di bawah Rp10 miliar untuk antara lain pekerja informal, berpenghasilan harian, usaha mikro dan usaha kecil (Kredit UMKM dan KUR).

b. Keringanan dapat diberikan dalam periode waktu maksimum 1 tahun dalam bentuk penyesuaian pembayaran cicilan pokok atau bunga, perpanjangan waktu atau hal lain yang ditetapkan oleh bank atau leasing.

c. Mengajukan kepada bank atau leasing dengan menyampaikan permohonan melalui saluran komunikasi bank atau leasing.

d. Jika dilakukan secara kolektif misalkan melalui perusahaan, maka direksi wajib memvalidasi data yang diberikan kepada bank atau leasing.

2 dari 3 Halaman

Debitur Lain

Bagi debitur yang tidak termasuk dalam kategori kedua tersebut, bank atau leasing memiliki kebijakan keringanan kredit atau leasing, sehingga debitur dapat berkontak langsung melalui sarana komunikasi yang selama ini digunakan dan tetap tidak perlu hadir atau tatap muka .

Untuk itu, debitur harus selalu mengikuti informasi resmi dari pihak bank atau leasing. Laporkan juga ke bank atau leasing jika ada debt collector yang lakukan teror atau tidak sesuai dengan ketentuan.

3 dari 3 Halaman

"Dapat juga dilaporkan ke OJK telepon 157, WA 081 157 157 157 atau email konsumen@ojk.go.id dengan menyebutkan nama, perusahaan bank atau leasing, dan masalah yang dihadapi," jelasnya.

Kelima, keringanan kredit atau leasing ini dilakukan dengan penuh tanggungjawab oleh para pihak, baik debitur dan bank atau leasing.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR