HOME » BERITA » OLI DITAMBAH ADDITIVE, INI DIA DAMPAK BURUKNYA

Oli Ditambah Additive, Ini Dia Dampak Buruknya

Mesin kendaraan bermotor diisi minyak sedang ramai beberapa waktu lalu. Efeknya dijelaskan bisa sangat berbahaya. Namun tidak kalah menarik, ada pula additive untuk oli yang dijual bebas.

Rabu, 11 April 2018 13:45 Editor : Cornelius Candra
Foto : Nazar Ray

OTOSIA.COM - Mesin kendaraan bermotor diisi minyak sedang ramai beberapa waktu lalu. Efeknya dijelaskan bisa sangat berbahaya. Namun tidak kalah menarik, ada pula additive untuk oli yang dijual bebas.

Mungkin penambahan minyak goreng dengan oli memang tidak bisa dipantau, tetapi bagaimana jika oli ditambah additive?

Isadat Salam, Technical & Training Service PT Perkasa Teknologi Indolube (Motul), sedari awal sudah mencegah hal itu untuk dilakukan.

Menurut dia, penambahan itu tidak akan bisa dikontrol dengan jelas karena additive pada oli sendiri perlu melalui proses untuk bisa menyatu.

Lalu apa efeknya jika additive ditambahkan pada pelumas? Kemungkinan, aksi ini akan merusak additive yang sebenarnya sudah ada di pelumas.

"Pada saat dia tidak bisa bersenyawa dengan oli yang ada, dia bisa saja merusak additive yang sudah ada di dalamnya," kata dia.

Menurut penjelasannya, hal tersebut tergantung pada bahan dasar additive yang dimasukkan.

"Base-nya apa, apakah base-nya air atau apa. Soalnya olinya tidak boleh kena air sama sekali. Dampaknya bisa macam-macam," ujar dia.

Kasus semacam ini rupanya pernah dialami oleh konsumennya. Kesimpulannya, saat itu kerja mesin konsumen malah terhambat dan rusak.

"Yang sudah pernah saya dengar, mesinnya itu jam. Namun kami tidak berani mendalami, pada saat kami tanya, dia pakai additive. Kami tidak bisa sebut yang salah olinya atau additive-nya," bebernya.

(kpl/nzr/crn)

BERI KOMENTAR