HOME » BERITA » OPERASI KESELAMATAN 2019, POLISI SASAR 9 PELANGGARAN

Operasi Keselamatan 2019, Polisi Sasar 9 Pelanggaran

Polri mengadakan Operasi Keselamatan 2019 selama 14 hari, mulai 29 April sampai 12 Mei 2019.

Selasa, 30 April 2019 11:15 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi Operasi Keselamatan 2019 (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Mulai 29 April 2019 kemarin, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mulai mengadakan Operasi Keselamatan 2019. Kegiatan ini diadakan secara serentak di Indonesia sampai 12 Mei mendatang.

Mengutip dari laman facebook Divisi Humas Polri, berikut ini 9 pelanggaran yang menjadi sasaran utama Operasi Keselamatan 2019:

1. Pengemudi di bawah umur.
2. Pengemudi melawan arus.
3. Pengemudi motor berboncengan lebih dari satu.
4. Pengemudi dan penumpang motor tidak gunakan helm SNI.
5. Pengemudi kendaraan bermotor mabuk karena penyalahgunaan narkoba/miras.
6.Berkendara sambil menggunakan handphone.
7.Berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan.
8. Kendaraan Bermotor yang tidak dilengkapi kaca spion, knalpot dan TNKB non standart.
9. Kendaraan Bermotor bak terbuka untuk angkut orang.

Karena itu, Otolovers, bagi pengemudi motor maupun mobil harus melengkapi berbagai dokumen berkendara serta mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku serta mengikuti arahan dari petugas.

Namun, bukan berarti Otolovers bebas melakukan pelanggaran setelah berakhirnya Operasi Keselamatan 2019. Pasalnya, kecelakaan lalu lintas kebanyakan diawali dari pelanggaran.

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR