HOME » BERITA » ORANG INDONESIA LEBIH KEPINCUT DESAIN KETIKA BELI MOBIL BARU

Orang Indonesia Lebih Kepincut Desain Ketika Beli Mobil Baru

Pemilik kendaraan baru di Indonesia terus menyebutkan masalah desain kendaraan

Rabu, 06 November 2019 14:15 Editor : Ahmad Muzaki
Orang Indonesia Lebih Kepincut Desain Ketika Beli Mobil Baru
Pengunjung di pameran otomotif (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Dalam membeli sebuah kendaraan, konsumen Indonesia memandang penting sebuah desain. Menurut J.D Power Indonesia Initial Quality Study (IQS), proporsi terkait masalah desain kendaraan ini terus meningkat hingga 46%, dari 27% di tahun 2015, dan 39% di tahun 2018.

Pemilik kendaraan baru di Indonesia terus menyebutkan masalah desain kendaraan, yang merupakan hampir setengah dari total masalah kualitas awal kendaraan.

Dari 20 hal teratas yang diperhatikan konsumen tahun ini, 13 di antaranya terkait dengan masalah desain. Masalah utama yang berhubungan dengan desain tersebut antara lain mengenai tempat duduk, konektivitas dan pendingin udara di dalam kendaraan.

Kualitas awal kendaraan menjadi acuan masalah yang dialami setiap 100 kendaraan (PP100) selama dua hingga enam bulan pertama kepemilikan. Skor lebih rendah mencerminkan kualitas lebih tinggi.

1 dari 2 Halaman

Faktor Kebisingan

Orang Indonesia Lebih Kepincut Desain Ketika Beli Mobil BaruFaktor Kebisingan

Dalam studi tahun ini, dari sisi industri rata-rata terjadi peningkatan menjadi 64 PP100, dari 62 PP100 di 2018. Masalahnya hampir terbagi sama, antara kategori desain (30 PP100) dan manufaktur (34 PP100).

Temuan lain masalah yang terkait manufaktur mengalami penurunan dari tahun lalu sebagai hasil dari perbaikan pada masalah fungsi kendaraan yang mencapai 10,2 PP100 (16,6 PP100 pada 2018).

Peningkatan terbesar terlihat pada bagian speaker, wiper kaca depan dan belakang, serta klakson. Sebaliknya, tahun ini pelanggan lebih banyak melaporkan masalah terkait kebisingan pada kendaraan mereka (8,7 PP100) dibandingkan tahun lalu (6,9 PP100).

Pelanggan yang melaporkan masalah terkait kebisingan dengan kendaraan mereka melaporkan peringkat kualitas dan keandalan keseluruhan kendaraan yang lebih rendah (7,9 pada skala 10 poin) dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalami masalah ini (8,4 pada skala 10 poin).

2 dari 2 Halaman

Perbandingan Usia Pemakai

Orang Indonesia Lebih Kepincut Desain Ketika Beli Mobil BaruPerbandingan Usia Pemakai

Studi tahun ini juga menemukan bahwa pemilik kendaraan berusia di bawah 35 tahun menyebut lebih banyak memiliki masalah (81 PP100) daripada pemilik kendaraan berusia 35 tahun atau lebih (54 PP100). Lalu, masalah terkait kebisingan yang disebutkan oleh pemilik lebih muda hampir dua kali lipat dari pemilik lebih tua (12,4 PP100 Vs. 6,4 PP100).

?Meskipun produsen secara konsisten meningkatkan kualitas kendaraan, mereka harus mencatat tanggapan dari pemilik kendaraan Indonesia yang lebih muda, yang merupakan 40% dari semua pembeli kendaraan baru,? kata Srabani Bandyopadhyay, Country Manager Indonesia untuk J.D. Power.

"Pelanggan yang lebih muda melakukan perjalanan lebih banyak, sehingga menghasilkan penggunaan kendaraan dalam waktu lama dan peningkatan sensitivitas terhadap masalah yang terkait dengan kebisingan, getaran, degradasi material, dan konektivitas".

BERI KOMENTAR