HOME » BERITA » ORGANISASI PENGUSAHA JEPANG LIRIK BISNIS TOYOTA DI INDONESIA

Organisasi Pengusaha Jepang Lirik Bisnis Toyota di Indonesia

Kamis, 12 Januari 2012 13:56

Organisasi Pengusaha Jepang Lirik Bisnis Toyota di Indonesia
Young Enterpreneur Organization (YEO) (Foto: Nazar Ray)
Editor : Alvin

Otosia.com - Sebanyak 16 orang anggota Entrepreneur Organization Japan menyambangi Plaza Toyota Gading Serpong, Tangerang, Kamis (12/1). Kehadiran tamu kehormatan tersebut dimaksudkan untuk melihat dan mempelajari bagaimana bisnis otomotif di Indonesia berjalan.

"Mereka kami berikan presentasi informasi bisnis otomotif nasional, dari sejarah, kondisi saat ini hingga forecast ke depan," ungkap Robert Wardhana, Managing Director, grup Plaza Toyota.

Menurut Robert, pebisnis asal Negeri Sakura berkunjung ke Indonesia sebagian besar bergerak di bidang teknologi e-commerce, perdagangan, otomotif, advertisement hingga usaha restoran dan event promotion.

"Mereka sengaja datang ke Indonesia untuk mencari celah bisnis dan kemungkinan berinvestasi di tanah air. Dan tentu saja menjadi kebanggaan bagi kami (Plaza Toyota) bila akhirnya mereka pilih untuk menjadi contoh model bisnisnya," papar Robert.

Robert menambahkan bahwa organisasi yang berkunjung tersebut berbeda dengan dengan perkumpulan pengusaha lainnya.

"EO memiliki regulasi dan nilai-nilai yang sangat khas, seperti boldly go dimana masing-masing anggota dalam menjalankan bisnis harus bisa men-encourage diri sendiri, respect for the people, make a mark, lalu ada pula non-solicitation policy yang sangat melekat di organisasi ini," tambahnya.

Pertumbuhan bisnis yang meningkat secara signifikan pada grup Plaza Toyota memang menjadi daya tarik anggota EO Japan ini untuk mengetahui lebih jauh bagaimana bisnis grup ini berjalan. Penjualan ritel 2011 tumbuh semakin besar dibanding tahun sebelumnya, juga menjadi indikasi suksesnya bisnis Plaza Toyota.

"Ya, kami berpikir bahwa pemasaran produk Toyota di Indonesia sangat baik, dan kami ingin mempelajari sisi ekonomi Indonesia dilihat dari sudut pandang otomotif. Kami juga tertarik mempelajari hal lain seperti Logistik, E-Commerce, IT dan banyak kemungkinan lain," ujar Yasumasa Yokohama, salah satu anggota EO Indonesia yang kebetulan menjadi penghubung EO Japan.

"Kesempatan dan kemungkinan untuk melakukan bisnis di Indonesia saat ini sangat bagus dan Indonesia merupakan pintu masuk untuk melakukan bisnis bagi para anggota EO Japan," pungkas Yasumasa

Sementara itu, Entrepreneur Organization (EO) adalah sebuah wadah berkumpulnya pengusaha-pengusaha dari berbagai negara. Dengan visi menjadikan organisasi pengusaha yang berpengaruh di dunia serta misi mempersatukan pengusaha untuk tetap maju dan berkembang.

Organisasi yang berdiri sejak tahun 1987 ini sudah memiliki sekitar 7.500 anggota di 38 negara dan dipecah menjadi 188 chapter. Organisasi ini awalnya bernama YEO (Young Entrepreneur Organization) yang seiring perkembangannya beralih nama menjadi EO.

Mereka tak pernah meleburkan diri dengan urusan politik maupun bersinggungan dengan kepentingan pemerintah. Untuk Jepang sendiri, EO telah berdiri sejak 16 tahun lalu dan sudah beranggotakan 200 orang yang tersebar di Tokyo dan Osaka, dan diketuai oleh Seiji Nakamura.

Syarat keanggotaan EO sendiri adalah, seorang pengusaha berlevel CEO, Owner atau level top management sebuah perusahaan yang beromset minimal US$ 1 juta pertahun.  (kpl/nzr/bun)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-5-3
detail

BERITA POPULER