HOME » BERITA » OTORITAS JERMAN MINTA TESLA RECALL 12.300 MODEL X DI SELURUH DUNIA

Otoritas Jerman Minta Tesla Recall 12.300 Model X di Seluruh Dunia

Masalah perekat trim pada atap mobil Tesla Model X juga ditemukan di Jerman. Pihak Otoritas Transportasi Jerman pun meminta Tesla melakukan recall Model X di seluruh dunia.

Kamis, 18 Februari 2021 13:15 Editor : Dini Arining Tyas
Otoritas Jerman Minta Tesla Recall 12.300 Model X di Seluruh Dunia
Tesla Model X (Carscoops)

OTOSIA.COM - Masalah recall atau penarikan kembali tampaknya belum teratasi oleh Tesla. Setelah masalah quality control di China, kini giliran pihak berwenang Jerman yang meminta Tesla melakukan recall untuk belasan ribu unit di seluruh dunia.

Dilansir dari Carscoops, Otoritas Transportasi Jerman mengumumkan recall untuk 195 Tesla Model X di Jerman. Penarikan kembali itu lantaran ditemukan adanya masalah pada perekat trim di bagian atas SUV listrik itu.

Hal itu bisa menyebabkan trim di atap mobil terlepas. Meski di Jerman hanya ratusan unit, Otoritas Transportasi Jerman meminta Tesla menarik 12.300 Model X di seluruh dunia.

1 dari 3 Halaman

Sebenarnya masalah ini bukan hal baru. Pada November 2020 lalu, NHTSA atau National Highway Traffic Safety Adminstration juga mengeluarkan pengumumkan recall untuk 9.500 Model X di Amerika Serikat akibat masalah yang sama, perekat trim. Bulan lalu, Tesla juga melakukan recall untuk masalah yang berbeda.

Pabrikan mobil listrik yang berbasis di California itu menarik 134.951 sedan Model S dan SUV Model X yang dilengkapi dengan layar infotainment menggunakan prosesor Nvidia Tegra 3. Pada hasil investigasi NHTSA, didapati masalah software yang menyebabkan layar tak bisa menampilkan fungsi seperti kamera mundur dan fitur keselamatan lainnya.

2 dari 3 Halaman

Masalah Quality Control di China

Tesla bermasalah dengan quality control mobil-mobilnya. Beberapa bulan terkahir, beberapa kali ada laporan tentang hal tersebut darri Shanghai Gigafactory Tesla.

Dilansir dari Carbuzz, fasilitas Tesla yang memroduksi Model 3 dan Model Y itu dituduh menggunakan suku cadang yang rusak. Terkait keluhan pemilik Tesla, kini rupanya Tesla sedang menghadapi masalah yang lebih pelik. Sebab, regulator pemerintahan di China ikut terlibat.

Administrasi Negara untuk Market Regulation sudah mengumumkan perwakilannya, bersama dengan kolega dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi, Managemen Darurat, Transportasi dan Administrasi Cyberspace dikabarkan bertemu dengan pejabat Tesla untuk mengurus masalah tersebut.

3 dari 3 Halaman

Pemilik Tesla di China mengklaim ada masalah pada akselerasi, kegagalan update perangkat lunak, dan kebakaran baterai. Tesla mengatakan akan menyelidiki masalah itu sepenuhnya dan meningkatkan quality control.

"Kami akan secara ketat mematuhi hukum dan peratura China dan selalu menghormati hak konsumen," katanya,

Disebutkan bahwa keluhan pertama muncul pada bulan Maret 2020, ketika ada laporan bahwa kualitas kontrol Model 3 di China tidak sebaik model di California. Pada saat itu, Kementerian Industri China sudah meminta Tesla untuk memastikan kendaraan buatan lokalnya memiliki kualitas yang sama.

BERI KOMENTAR