HOME » BERITA » PABRIK MOBIL LISTRIK DIPROTES LANTARAN RUSAK LINGKUNGAN

Pabrik Mobil Listrik Diprotes Lantaran Rusak Lingkungan

Tesla kena protes warga Jerman lantaran dianggap 'mencuri air', menebang pohon, dan merusak lingkungan liar untuk membangun Gigafactory 4 di Bradenburg.

Senin, 20 Januari 2020 16:45 Editor : Dini Arining Tyas
Pabrik Mobil Listrik Diprotes Lantaran Rusak Lingkungan
Tesla Gigafactory 1 (Tesla.com)

OTOSIA.COM - Di Eropa, Tesla tengah membangun Gogafactory yang memiliki kapasitas produksi 500.000 kendaraan per tahun. Gigafactory Brd mobil listrik pabrikan Amerika Serikat itu terletak di Bradenburg, Jerman.

Namun, gigafactory Tesla itu justru diprotes oleh penduduk setempat. Menurut Deutsche Welle, setidaknya ada 200 orang yang ikut dalam demonstrasi tersebut, pada Sabtu lalu.

Warga Grünheide, Berlin Timur, melakukan protes lantaran pabrik mobil tersebut dianggap merusak lingkungan. Mereka membawa poster bertulisan 'Tak ada pabrik di Hutan' dan 'Tesla atau minum air'.

1 dari 2 Halaman

Melansir Autoevolution, gigafactory itu diprediksi akan membutuhkan 10.000 liter air atau 2.641.720 galon air setiap hari. Jumlah itu dianggap bisa mengurangi jatah air bagi para penduduk.

Belum lagi Tesla disebut memotong pepohonan di hutan untuk membangun pabrik. Penduduk khawatir efek jangka panjang akibat deforestasi itu.

2 dari 2 Halaman

Gigafactory itu akan berdiri di lahan seluas 300 hektar. Pembangunannya direncanakan mulai paruh pertama 2020 dengan produksi dimulai pada Juli 2021.

Di pabrik tersebut rencananya akan memroduksi Tesla Model 3 da Model Y. Nilai properti itu mencapai EUR 41 juta Rp 620,6 miliar (Kurs EUR 1 = Rp 15.137).

BERI KOMENTAR