HOME » BERITA » PAJAK 0 PERSEN, HARGA TOYOTA INNOVA DIESEL MATIC BISA TURUN RP60 JUTAAN

Pajak 0 Persen, Harga Toyota Innova Diesel Matic Bisa Turun Rp60 Jutaan

Toyota Innova diesel matic bisa lebih murah Rp60 jutaan seandainya pajak 0 persen untuk mobil di atas 1.500 cc diberlakukan.

Rabu, 17 Februari 2021 15:45 Editor : Cornelius Candra
Pajak 0 Persen, Harga Toyota Innova Diesel Matic Bisa Turun Rp60 Jutaan
Toyota Innova diesel matic (TAM)

OTOSIA.COM - Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, belum lama ini memberi sinyal bahwa pemerintah juga akan memberlakukan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru di atas 1.500 cc.

Kebijakan ini akan diputuskan setelah evaluasi efektivitas pajak 0 persen untuk mobil di bawah 1.500 cc. Targetnya ialah masyarakat menengah ke atas yang masih enggan membelanjakan uangnya.

1 dari 3 Halaman

Kemungkinan syarat yang diterapkan untuk mobil baru di atas 1.500 cc tak jauh beda, berstatus CKD (completely knock-down) atau dirakit di Indonesia, serta tingkat komponen dalam negeri (TKDN) lebih dari 70 persen.

Jika pajak 0 persen untuk mobil baru di atas 1.500 cc berlaku, salah satu produk yang terdampak ialah Toyota Innova. Pasalnya, MPV ini diproduksi secara lokal di Karawang, Jawa Barat dan TKDN-nya lebih dari 70 persen, bahkan mencapai 85 persen.

2 dari 3 Halaman

Lantas, berapa harga Toyota Innova diesel matic setelah mendapat relaksasi pajak? Perlu diketahui, mobil MPV ini memiliki nama resmi Toyota Innova 2.4 G AT.

Menurut Permendagri No. 1 Tahun 2021, Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (DP PKB) Toyota Innova 2.4 G AT sebesar Rp310,8 juta. Di dalam Peraturan Pemerintah No.73 Tahun 2019, PPnBM MPV tersebut ialah 20 persen, atau tepatnya Rp62,16 juta.

3 dari 3 Halaman

Mengutip situs resmi PT Toyota Astra Motor (TAM) per hari ini (17/2), harga Toyota Innova diesel mencapai Rp391,9 juta (OTR Jakarta). Setelah relaksasi pajak, banderol medium MPV tersebut bisa turun menjadi Rp329 jutaan.

Sekadar informasi, hingga berita ini diturunkan, masih belum ada keputusan dari pemerintah. Perhitungan di atas hanya sebatas estimasi berdasarkan data yang ada.

BERI KOMENTAR