HOME » BERITA » PAKAI APLIKASI E-KIR, PENUMPANG BISA PASTIKAN BUS LAIK JALAN ATAU ENGGAK

Pakai Aplikasi E-KIR, Penumpang Bisa Pastikan Bus Laik Jalan atau Enggak

Meski sudah diatur, tapi masih saja ada pemilik atau pengelola bus yang nakal. Sehingga bus yang tak laik jalan pun masih dipakai mengangkut penumpang dan bisa menyebabkan kecelakaan.

Senin, 18 Maret 2019 21:00 Editor : Dini Arining Tyas
Screenshot aplikasi E-KIR (Otosia.com/Muhammad Ikbal)

OTOSIA.COM - Beberapa waktu yang lalu, marak terjadi kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh bus, baik itu bus umum ataupun bus pariwisata. Mayoritas kecelakaan tersebut disebabkan oleh bus yang memiliki kondisi tidak laik jalan.

Diduga beberapa perusahaan otobus atau pemilik bus tersebut tidak mematuhi atau melakukan uji kelayakan terhadap unit busnya dengan benar. Oleh karena itu, untuk mencegah perusahaan otobus atau pemiliki bus yang 'nakal', beberapa waktu lalu Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah meluncurkan sistem E-KIR (Elektronik KIR).

Tujuan dihadirkannya E-KIR yaitu untuk memberikan kemudahan bagi para pemilik kendaraan barang atau angkutan yang ingin menjalani pengujian kelayakan kendaraan. Selain itu, diharapkan dengan adanya KIR, kini para pengguna atau penyewa jasa bus pariwisata tidak perlu lagi khawatir akan kelayakan bus yang akan disewanya.

Para penyewa jasa bus pariwisata tersebut dapat mengecek sendiri apakah bus yang akan mereka sewa tersebut telah menjalani dan lolos uji kelayakan kendaraan atau tidak. Jika bus tersebut ternyata belum lolos uji kelayakan atau tidak layan jalan, maka konsumen lebih baik menghindari menggunakan bus tersebut dan meminta pertanggungjawaban atau penggantian unit dari para perusahaan otobus atau pemilik bus.

"Dengan adanya E-KIR ini, kini para masyarakat yang mungkin sering atau akan menyewa bus pariwisata dapat mengecek atau memastikan terlebih dahulu apakah unit bus yang akan digunakannya tersebut telah layak jalan atau tidak. Tentu kalo tidak layak jalan, sebaiknya minta penggantian unit terhadap perusahaan otobus pariwisatanya," ujar perwakilan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Yayat Sudrajat.

Untuk memastikan bus laik atau tidak, cukup dengan mengunduh aplikasi 'KIR DISHUB DKI' di google play store. Selanjutnya masyarakat tinggal memasukan nomor uji atau nomor kendaraan. Nantinya akan ketahuan apakah bus tersebut sudah melakukan uji kelayakan dan layak jalan atau tidak.

Dengan adanya terobosan ini, diharapkan seluruh perusahaan otobus akan taat melakukan uji kelayakan kendaraannya, dan para masyarakat yang menggunakan layanan bus pariwisata juga diharapkan lebih peduli terhadap bus yang akan disewanya.

Bila hal tersebut dapat dijalankan secara maksimal, Dishub DKI Jakarta optimis bahwa cara ini dapat membantu menurunkan angka kecelakaan lalu lintas pada kendaraan bus.

(kpl/ikb/tys)

BERI KOMENTAR