HOME » BERITA » PAKAI ASURANSI, INI YANG PERLU DILAKUKAN SAAT TERLIBAT KECELAKAAN

Pakai Asuransi, Ini yang Perlu Dilakukan Saat Terlibat Kecelakaan

Saat terlibat kecelakaan, ingatlah kembali manfaat asuransi yang digunakan. Kumpulkan bukti-bukti lewat foto, dan segera menghubungi polisi untuk membantu laporan pengajuan klaim asransi.

Senin, 01 Februari 2021 10:15 Editor : Nazarudin Ray
Pakai Asuransi, Ini yang Perlu Dilakukan Saat Terlibat Kecelakaan
Ilustrasi dua mobil terlibat insiden kecelakaan (aarp.org)

OTOSIA.COM - Kecelakaan dapat menimpa siapa saja di jalan raya. Meski berkendara dengan penuh kehati-hatian, tetap saja kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu risiko yang berpotensi dialami oleh pemilik mobil.

Lalu apa yang harus dilakukan jika kita terlibat musibah nahas ini di jalan? Pastikan bersikap tenang terlebih dulu dan menepi ke samping jalan untuk menghindari kemacetan.

Berselisih berkepanjangan dengan pengendara lain yang terlibat kecelakaan di tengah jalan hingga menyebabkan kemacetan bukanlah solusi yang baik dan bijak.

Jika terlibat dalam sebuah insiden kecelakaan, ingatlah baik-baik manfaat asuransi yang digunakan. Pasalnya asuransi mobil-lah yang bisa membantu pemilik kendaraan dalam memitigasi risiko finansial akibat kecelakaan mobil.

"Ketimbang berselisih paham dengan pihak lain, cobalah untuk mengingat manfaat apa saja yang bisa diberikan asuransi," buka Aulia Akbar, financial educator dan periset Lifepal.

1 dari 3 Halaman

Jika menggunakan asuransi mobil komprehensif, besar kemungkinan asuransi itu memiliki jaminan perluasan Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga (TJH III). Itu artinya asuransi Anda bisa memberikan manfaat ganti rugi apabila mobil kita menabrak atau ditabrak orang lain.

"Cobalah untuk saling bertukar informasi mengenai asuransi yang dimiliki oleh pengendara lain yang terlibat dalam kecelakaan yang sama dengan Anda," katanya.

Jika asuransi Anda dan pengemudi lain tidak memiliki perluasan atas jaminan ini, maka catatlah nomor ponsel, KTP, SIM, plat mobil, hingga alamatnya. Jika terbukti bersalah, pengemudi tersebut bisa dijatuhi hukuman jika Anda melapor ke polisi.

2 dari 3 Halaman

Mengumpulkan bukti-bukti kecelakaan

Abadikan dengan foto bukti penyok atau baret (aarp.org)

Abadikan dengan foto bukti-bukti kecelakaan seperti foto baret atau penyok di badan kedua mobil, dan lainnya. Ini bisa menjadi bukti untuk melaporkan kondisi mobil Anda usai kecelakaan ke pihak asuransi.

Segera menghubungi pihak asuransi ketika peristiwa ini terjadi. Hindari membuat kesepakatan atau menjanjikan sesuatu ke pengendara mobil lain di luar pengetahuan asuransi.

3 dari 3 Halaman

Menghubungi pihak berwajib

Pemilik kendaraan yang terlibat kecelakaan dapat menghubungi polisi dan membantu proses mediasi terkait kecelakaan ini. Kepolisian tentu bisa membantu membuat laporan yang nantinya bisa digunakan untuk mengajukan klaim ke perusahaan asuransi.

"Segera datangi kantor atau pos polisi terdekat untuk mempercepat penyelesaian masalah ini. Dengan adanya asuransi mobil, risiko finansial tersebut akan ditransfer atau dibagi ke perusahaan asuransi. Keuangan Anda bisa terselamatkan," imbuhnya.

Aulia Akbar juga menyarankan, selain melindungi mobil dengan asuransi mobil, lindungi juga dengan asuransi kecelakaan diri. Asuransi kecelakaan diri akan memberikan uang santunan jika tertanggung mengalami kecelakaan yang menyebabkan meninggal dunia, cacat tetap, atau perawatan medis.

"Definisi kecelakaan yang dimaksud di asuransi juga tidak hanya kecelakaan lalu lintas, namun mencakup kecelakaan kerja hingga kecelakaan yang sebatas terpeleset di kamar mandi," pungkasnya.

BERI KOMENTAR