HOME » BERITA » PAKAI BAJU BALAP F1 SAAT LARI MARATON, ANGGOTA TIM ASTON MARTIN PECAHKAN REKOR DUNIA

Pakai Baju Balap F1 saat Lari Maraton, Anggota Tim Aston Martin Pecahkan Rekor Dunia

Galang dana untuk amal kesehatan mental, anggota tim Aston Martin nekat pakai baju balap F1 saat lari maraton

Rabu, 13 Oktober 2021 21:15 Editor : Ahmad Muzaki
Pakai Baju Balap F1 saat Lari Maraton, Anggota Tim Aston Martin Pecahkan Rekor Dunia
Lari maraton (Carscoops)

OTOSIA.COM - Baru-baru ini rekor dunia Guinness berhasil diciptakan oleh insinyur perangkat lunak tim Aston Martin Formula 1, George Crawford. Ia menyelesaikan lari maraton dalam London Marathon dengan memakai baju balap.

Dilansir dari Carscoops, Rabu (13/10/2021), biasanya peserta lari maraton memakai baju biasa atau setelan olahraga. Namun berbeda dengan Crawford, pasalnya ia memakai baju balap milik pembalap Aston Martin F1, Lance Stroll.

Setelan itu termasuk, helm, sarung tangan, sepatu, dan pakaian dalam tahan api. Menariknya ini merupakan baju balap sungguhan dengan sertifikat FIA, sedangkan helmnya merupakan milik Stroll yang dipakai balapan di Belgia, Belanda, dan Italia.

1 dari 3 Halaman

Berlari Selama 3 Jam

Tercatat Crawford berlari maraton sejauh 26,2 mil dalam waktu 3 jam 58 menit. Aksinya ini pun dibukukan dalam Guinness World Record. Namun bukan itu misi sebenarnya, melainkan untuk menggalang dana untuk amal kesehatan mental.

"Selama 18 bulan terakhir pandemi virus corona telah menyebabkan malapetaka bagi kehidupan. Tak terhitung banyaknya orang yang berjuang dengan dampak peningkatan stres, kekhawatiran, dan kesejahteraan umum yang terkena dampak ? secara pribadi, teman, anggota keluarga," tulis dalam halaman penggalangan dana.

2 dari 3 Halaman

Karena itulah Mind akan menyediakan layanan bagi mereka yang membutuhkan. "Pada masa percobaan ini, orang-orang yang hidup dengan masalah kesehatan mental memiliki tantangan ekstra yang dipaksakan kepada mereka ? tantangan ekstra yang sekarang lebih dari sebelumnya, orang-orang yang baik dan penuh kasih di Mind menyediakan layanan mereka untuk membantu di mana pun dan di mana pun mereka bisa".

Setelah berhasil menyelesaikan misinya Crawford langsung merayakannya dengan melakukan "shoey", perayaan kemenangan ala pembalap F1 Daniel Ricciardo. Ia meminum sampanye dari sepatu balapnya.

3 dari 3 Halaman

 

 

BERI KOMENTAR