HOME » BERITA » MODAL RP 1,5 JUTAAN, GPS TRACKER INI BISA MEREKAM KEBIASAAN SOPIR LEBIH AKURAT

Modal Rp 1,5 Jutaan, GPS Tracker ini Bisa Merekam Kebiasaan Sopir Lebih Akurat

Jelang akhir tahun Super Spring merilis GPS Tracker C20 yang dilengkapi sensor untuk mengetahui kebiasaan sopir secara lebih akurat.

Rabu, 30 Desember 2020 12:15 Editor : Nazarudin Ray
Modal Rp 1,5 Jutaan, GPS Tracker ini Bisa Merekam Kebiasaan Sopir Lebih Akurat
GPS dengan sensor merekam kebiasaan sopir (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Pasar aksesori kendaraan menjelang tutup tahun tetap menggeliat. Beberapa produsen aksesori tetap optimistis dengan merilis produk-produk barunya di penghujung tahun. Salah satunya adalah produsen GPS pelacak Super Spring.

Produk yang dirilis akhir tahun ini adalah GPS Tracker Siuper Spring C20. Pengaplikasiannya bisa dipersonalisasi dengan menambahkan beberapa sensor di luar unit GPS dasar.

Lantaran menggunakan sensor seperti accelerometer, maka GPS Tracker ini diklaim memiliki kelebihan akurasi. Artinya analisa kebiasaan mengemudi sopir atau driving behaviour menjadi lebih akurat.

Menurut Ade Habibie, Corporate Communication PT Super Spring, koneksi sensor tambahan ke GPS pelacak Super Spring C20 akan memakai bluetooth.

1 dari 2 Halaman

"Misalnya sensor temperatur suhu untuk kendaraan cold-storage tidak perlu menarik kabel ke unit utama GPS. Jadi lebih rapih dan lebih ringkas," ungkapnya usai menerima penghargaan TOP Brand Award kategori GPS Tracker 3 tahun berturut-turut sejak 2018 hingga 2020.

Bersamaan dengan pengenalan GPS Tracker seharga Rp 1,499 juta tersebut, Super Spring memberikan paket data gratis 6 bulan senilai Rp 300 ribu, bebas ongkos pasang di kantor cabang di 43 kota, serta free server selamanya.

"Untuk sensor-sensor dijual terpisah. Harganya akan kita umumkan nanti," tukasnya.

Habibie menambahkan, GPS pelacak Super Spring C20 cocok diaplikasikan untuk armada perusahaan karena dapat mengontrol biaya operasional kendaraan.

 

 

2 dari 2 Halaman

Kontrol tersebut antara lain, dapat mengetahui kendaraan kemana saja hingga satu tahun terakhir, berapa kilometer yang ditempuh, dan juga waktu tempuh kendaraan dapat di monitor.

"Ini dapat membantu perusahaan melihat apakah terjadi penyimpangan rute yang mengakibatkan pemborosan, sehingga terjadi beban tambahan di pengeluaran bensin serta biaya servis rutin kendaraan karena rute yang tidak efisien," katanya.

Selain itu juga dapat menghindari penggelapan barang yang diangkut serta penggelapan kendaraan, karena dapat di monitor untuk posisi parkir, lama berhenti, dan posisi perjalanan yang update setiap beberapa detik selama 24 jam non-stop, serta banyak fitur lainnya.

"Selain didukung operator 24 jam yang siap memonitor, dengan adanya kontrol ketat ini, tujuan untuk efisiensi pengeluaran kendaraan bisa tercapai," pungkasnya.

BERI KOMENTAR