HOME » BERITA » PAKAI TEKNOLOGI MOBIL OTONOM, HYUNDAI KEMBANGKAN SISTEM ANTI TINGGALKAN ANAK DI MOBIL

Pakai Teknologi Mobil Otonom, Hyundai Kembangkan Sistem Anti Tinggalkan Anak di Mobil

Hyundai akan menyematkan sistem pengingat penumpang kursi belakang untuk mobil-mobil terbarunya agar tak ada lagi kasus kematian bayi atau anak akibat kelalaian orang tua.

Sabtu, 28 Maret 2020 11:15 Editor : Dini Arining Tyas
Pakai Teknologi Mobil Otonom, Hyundai Kembangkan Sistem Anti Tinggalkan Anak di Mobil
Hyundai kembangkan teknologi baru (Autondustriya)

OTOSIA.COM - Kelalaian orang tua meninggalkan anak di dalam mobil kerap berakhir fatal. Tak sedikit kasus ketinggalan anak di dalam mobil itu membuat si anak tewas akibat kekurangan oksigen.

Beberapa pabrikan mobil bahkan mengembangkan sistem pengingat kepada para orang tua agar tak meninggalkan anaknya. Salah satunya Hyundai Mobil yang kini tengah mengerjakan proyek terebut.

Dilansir dari Autoindustriya, Hyundai Mobis mengembangkan sistem deteksi penumpang belakang berbasis radar. Sistem itu untuk mencegah bagi dan anak-anak tertinggal di dalam kendaraan.

1 dari 2 Halaman

Sistem tersebut menggunakan sensor berat pada kursi mobil anak-anak atua sensor ultrasonik untuk memantau penghuni belakang. Menurut pabrikan asal Korea Selatan itu, sensor radar meningkatkan akurasi deteksi. lantaran mereka menggunakan sensor radar yang sama dengna mobil otonom.

Sehingga sensor tersebut bisa mendeteksi dan membedakan orang dewasa, bayi, bahkan hewan peliharaan di kursi beakang. Hyundai juga menambahkan bahwa sistem tersebut bisa menembus pakaian dan mengukur berbagai biosignal, seperti micromovements dada penumpang dan aliran darah.

2 dari 2 Halaman

Sistem ini akan bekerja ketika mendeteksi penumpang yang tertinggal di kursi belakang saat pengemudi keluar dari kendaraan. Lalu jika ada yang tertinggal, maka sistem akan mengeluarkan suara melalui panel instrumen bahkan smartphone.

Renacananya, sistem ini akan disematkan untuk mobil-mobil baru Hyundai. Hanya saja, Hyundai tak menyebut kapan tepatnya sistem tersebut mulai masuk lini produksi.

BERI KOMENTAR