HOME » BERITA » PAKU TERTANCAP DI BAN TUBELESS, DILEPAS ATAU DIBIARKAN SAJA?

Paku Tertancap di Ban Tubeless, Dilepas atau Dibiarkan Saja?

Kerap menjadi persoalan ketika paku tertancap di ban tubeless, lebih baik langsung dilepas atau dibiarkan saja.

Senin, 24 Februari 2020 18:15 Editor : Cornelius Candra
Paku Tertancap di Ban Tubeless, Dilepas atau Dibiarkan Saja?
Paku tertancap di ban tubeless (tyrerepairchimitsuke.blogspot.com)

OTOSIA.COM - Ban tubeless memiliki keunggulan tersendiri dibanding ban biasa. Salah satunya adalah ban tak langsung kempis jika paku menancap. Paku memang menjadi musuh utama pengguna jalan, terutama di kota-kota besar.

Ban tubeless mampu bertahan sekitar 1-2 hari karena meminimalisir angin yang keluar. Namun, bukan berarti paku yang menancap dibiarkan saja.

1 dari 2 Halaman

?Banyak orang yang males mencabut paku di ban tubeless-nya. Misalnya ban aslinya luka nih bocor, seharusnya setelahnya jika ketemu toko atau bengkel terdekat", ungkap Bambang Hermanuhadi, selaku Manager Training PT Sumi Rubber Indonesia.

Di dalam Liputan6.com, ia pun menuturkan bahwa banyak orang berpikir selagi tidak ada masalah terus saja dipakai kendaraannya. Padahal ini justru sangat berbahaya.

2 dari 2 Halaman

?Selama baut atau paku itu tidak dipindahkan, tidak digunakan, tidak dicabut, itu dikhawatirkan nyangkut ke batu ke lobang jadi copot. Anginnya bisa hilang mendadak, bannya melintir gak bisa dikontrol akhirnya terguling. Kalau sudah tau ada benda tajam, harus secepatnya dicabut terus tambal. ? tambahnya.

Menurut Bambang, dengan adanya kebocoran pada ban karena paku, hal tersebut bisa menjadi jalur bagi air masuk ke dalam kawat pada bagian telapak ban. Kawat tersebut akan mengandung uap air lalu berkarat.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR