HOME » BERITA » PANDEMI COVID-19 TAK KUNJUNG REDA, JUAL-BELI MOBIL SECARA ONLINE DIPREDIKSI BAKAL MAKIN RAMAI

Pandemi COVID-19 Tak Kunjung Reda, Jual-Beli Mobil Secara Online Diprediksi Bakal Makin Ramai

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Ipos Group pada akhir Februari 2020 lalu mendapatkan hasil bahwa pengguna transportasi umum menurun drastis selama pandemi COVID-19 di China. Hal ini memunculkan prediksi akan adanya peningkatan penjualan mobil secara online pada 2021.

Sabtu, 16 Januari 2021 23:00 Editor : Redaksi Otosia
Pandemi COVID-19 Tak Kunjung Reda, Jual-Beli Mobil Secara Online Diprediksi Bakal Makin Ramai
Mobil bekas (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Kampanye 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak masih terus digalakkan untuk menekan penularan virus Corona (COVID-19). Alhasil muncul kebiasaan-kebiasaan baru di tengah masyarakat. Termasuk pada penggunaan kendaraan pribadi dan pembelian kendaraan pribadi.

Ipsos Group, sebuah perusahaan global market research dan konsultan yang berpusat di Paris, Prancis melakukan penelitian setelah COVID-19 outbreak di China. Mereka melakukan survei cepat pada akhir Februari 2020 dan meneliti bagaimana virus Corona mempengaruhi kebiasaan masyarakat di China dalam bepergian.

Data Ipsos mencatat, penggunaan transportasi umum menurun drastis karena kesadaran tiap individu untuk tetap melindungi diri dari penularan. Di China Jumlah penumpang bus disebut turun lebih dari 60 persen, begitu juga pada penumpang kereta api dan taksi online. Sedangkan di Jakarta, berdasarkan Data Dishub penurunan penggunaan seluruh transportasi umum mencapai lebih dari 50 persen.

1 dari 2 Halaman

"Terjadi penurunan rata-rata jumlah penumpang harian angkutan umum perkotaan sebesar 22,83 persen, sedangkan angkutan umum antar kota antar provinsi (AKAP) menurun sekitar 43,85 persen," ungkap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo beberapa waktu lalu.

Di saat yang bersamaan juga data Ipsos menunjukkan penggunaan mobil pribadi meningkat hampir 2 kali lipat, hal itu terjadi karena mobil pribadi dianggap lebih aman serta terjaga dari penularan COVID-19. Data lain yang mendukung peningkatan pengguna mobil pribadi juga tercatat oleh Garasi.id. Data internal Garasi.id mencatat ada kenaikan transaksi hingga 89 persen selama masa pandemi 2020.

Melanjutkan hasil survei Ipsos, masyarakat China yang belum memiliki mobil 66 persen menyebutkan akan segera membelinya dalam 6 bulan ke depan. Dan 77 persen para calon pembeli mengatakan memiliki mobil adalah salah satu cara terbaik untuk bisa terus beraktivitas tanpa terlalu khawatir tertular COVID-19 bila dibandingkan terus menggunakan angkutan umum.

2 dari 2 Halaman

Mendorong Pembelian Mobil Bekas

Dan yang terakhir, survei Ipsos menyebutkan bahwa wabah Corona mendorong pembelian mobil bekas secara online. Para konsumen memilih beralih ke aplikasi, website dan media sosial dibandingkan harus berkunjung ke dealer. Hal ini terjadi sebagai salah satu langkah antisipasi agar tidak berisiko tertular COVID-19. Konsumen menjadi tertarik membeli mobil secara online termasuk melakukan test drive langsung di rumah mereka.

Selain itu, banyak kalangan memprediksi hal ini kemungkinan akan terjadi di seluruh dunia tanpa terkecuali Indonesia. Meski di Indonesia sudah ada vaksin yang sampai, namun proses penanganannya masih harus memakan waktu hingga tahun 2022 menurut Budi Hidayat, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes. Jadi ada baiknya selama wabah Corona belum bisa dikendalikan sepenuhnya lebih baik mencegah agar tidak tertular dengan beraktifitas menggunakan kendaraan pribadi.

Dari hasil data yang telah di sajikan, Garasi.id mencoba untuk memberikan kemudahan bagi para masyarakat Indonesia untuk mewujudkan memiliki kendaraan pribadi. Sebagai marketplace yang bergerak di bidang otomotif, Garasi.id bekerjasama dengan BCA Finance memberikan #SolusiPuas berupa DP ringan 25 persen untuk pembelian mobil bekas secara kredit, serta dapatkan juga kemudahan untuk merawat kendaraan melalui layanan Jasa dan Servis Garasi.id yang semua transaksinya bisa dilakukan secara online.

"Garasi.id akan terus berupaya memberikan hal terbaik di tahun 2021 ini meskipun pandemi masih ada, semoga dengan upaya yang kami lakukan kebutuhan otomotif masyarakat indonesia secara online bisa terpenuhi khususnya memiliki kendaraan pribadi agar lebih aman ketika harus bepergian," ucap Brand Communication Manager Garasi.id, Andreas Panji.

BERI KOMENTAR