HOME » BERITA » PASAR OTOMOTIF LESU, HYUNDAI SIAPKAN STRATEGI KHUSUS

Pasar Otomotif Lesu, Hyundai Siapkan Strategi Khusus

Rabu, 05 September 2018 14:45 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi: Thecarconnection.com

OTOSIA.COM - Krisis penjualan kini tengah menghinggapi Hyundai di pasar terbesar dunia, China. Bahkan, pabrikan mobil asal Korea Selatan itu kabarnya akan memindahkan lini produksi untuk pasar Tiongkok ke Asia Tenggara.

Mengutip Reuters, dalam Liputan6.com, Hyundai dan Kia sejatinya pernah menguasai pasar Cina. Bahkan, dua pabrikan Negeri Gingseng ini mampu tembus tiga besar penjualan tertinggi di Cina. Namun, saat terjadi perselisihan diplomatik antara Korea Selatan Cina, konsumen tidak lagi tertarik dengan mobil Hyundai atau Kia.

Dilansir dari The Newswire, meskipun hubungan diplomatik kedua negara sudah normal, tidak serta merta mengembalikan pasar Hyundai dan Kia. Penjualan Hyundai pada Juli 2018 turun 40 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, penjualan Hyundai sebelum hubungan diplomatik memanas (Januari-Juli) bahkan naik 17 persen, dengan pangsa pasar Hyundai-Kia sebesar 8,1 persen, hingga 4,1 persen saat ini.

Membangun semua pabrik perakitan di Cina memang beresiko, dan Hyundai mulai melihat pasar Asia Tenggara untuk melakukan diversifikasi. Basis ASEAN sejatinya sudah dikuasai raksasa otomotif Jepang, seperti Toyota, Honda, Nissan, dan lainnya.

"Pemulihan Cina akan memakan waktu. Hyundai membutuhkan rencana untuk bertahan hidup. Hyundai sedang mempertimbangkan ekspor kendaraan buatan Cina ke pasar negara berkembang seperti Asia Tenggara, dan Eropa juga bisa menjadi pertimbangan," ujar salah seorang sumber Hyundai.

Sebenarnya, rencana tersebut belum selesai. Namun, Hyundai saat ini tengah berfokus untuk mengembangkan pasar mereka di China. Selain itu, mereka juga tengah mempertimbangkan opsi lain yang bisa dijalankan, termasuk mengekspor mobil untuk pasar Tiongkok.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR