HOME » BERITA » PEDAGANG JAJAKAN JAS HUJAN DI TENGAH KEMACETAN DIJULUKI PUNYA TRIK S3 MARKETING, KOK BISA?

Pedagang Jajakan Jas Hujan di tengah Kemacetan Dijuluki Punya Trik S3 Marketing, Kok Bisa?

Seorang pedagang jas hujan tampak mendapatkan momen yang tepat berjualan di tengah antrean para pemotor. Pedagang tersebut sampai dijuluki punya trik S3 Marketing.

Sabtu, 05 Juni 2021 09:15 Editor : Dini Arining Tyas
Pedagang Jajakan Jas Hujan di tengah Kemacetan Dijuluki Punya Trik S3 Marketing, Kok Bisa?
Pedagang jas hujan berjualan di momen yang tepat (TikTok/ @fakhrulalam_)

OTOSIA.COM - Sebagai negara dengan dua musim, yakni musim kemarau dan musim hujan, masyarakat Indonesia perlu untuk memilki perlengkapan dua musim tersebut. Saat musim hujan contohnya, payung dan jas hujan pun harus selalu dibawa ketika keluar rumah.

Bagi para pengendara sepeda motor, ada baiknya untuk selalu meletakkan jas hujan di bagasi motor. Sehingga jika terpaksa menerobos hujan, badan tak basah.

Namun rupanya masih ada pengendara yang lupa membawa jas hujan. Sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas lantaran mereka berteduh di tepi jalan.

1 dari 4 Halaman

Seperti halnya dalam video TikTok yang diunggah oleh akun @fakhrulalam_. Dalam video tersebut terlihat cukup banyak pengendara sepeda motor yang berhenti karena jalan di depannya sudah diguyur hujan cukup lebat.

Namun uniknya, di lokasi tersebut langsung ada pedagang asongan yang menjual jas hujan. Padahal lokasi terjadi hujan tentu tidak dapat diprediksi. Bahkan pedagang ini pun disebut lulusan S3 marketing oleh netizen karena bisa berjualan di momen yang tepat.

Berikut ulasan penjual mantel disebut S3 marketing yang Liputan6.com kutip dari TikTok @fakhrulalam_:

2 dari 4 Halaman

Pedagang asongan ini jualan di momen yang tepat

Menjual mantel hujan tentu akan laku keras saat musim penghujan, terkadang cukup banyak toko penjualannya akan meningkat drastis pada musim tersebut. Namun bagi pedagang asongan atau pedagang keliling, tentu menjual mantel hujan tidak mudah. 

Selain tidak setiap waktu orang akan membeli mantelnya, pedagang ini perlu menentukan lokasi tepat akan terjadinya hujan agar barang dagangannya laku. Seperti dalam sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @fakhrulalam_.

Dalam video tersebut terlihat bahwa hujan sudah mengguyur di depan mata. Namun lokasi tempat banyaknya pengendara sepeda motor masih kering dan tidak diguyut hujan. Kehadiran pedagang ini pun langsung jadi perhatian karena ia datang saat momen yang tepat.

Dimana banyaknya pengendara sepeda motor yang berhenti dan tidak melanjutkan perjalanan pasti tidak membawa jas hujan. Kemungkinan barangnya laku pun akan meningkat.

3 dari 4 Halaman

Komentar netizen

Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @fakhrulalam_, sampai saat ini telah viral dan dibagikan oleh banyak akun media sosial. Hingga saat ini video tersebut telah disaksikan lebih dari 1 juta netizen. Tidak sedikit netizen yang sebut penjual mantel tersebut dengan sebutan S3 marketing.

"masih menjadi misteri si bapa muncul dimana dah stay aja dagang jas hujan" tulis akun Ranyed

Bahkan ada yang mengira kalau bapak pedagang tersebut malah yang memanggil hujan.

"jangan-jangan bapaknya yang manggil ujan biar dagangannya laris" tulis akun Saingannya_popo

"perbatasan antara hujan dan tidak" tulis akun yyyy

4 dari 4 Halaman

 

@fakhrulalam_

Aneh tapi nyata. ##hujandibulanjuni ##hujan ##macet ##jakarta

? SwajjurKicks - 10K.Caash

Penulis: Muhammad Fahrur Safi'i

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR